Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemkot Surabaya Beri Penghargaan Bunda PAUD yang Mengabdi Lebih dari 10 Tahun

Dimas Mahendra • Rabu, 18 September 2024 | 01:07 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Rini Indriyani, memberikan penghargaan kepada perwakilan Bunda PAUD di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (17/9).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Rini Indriyani, memberikan penghargaan kepada perwakilan Bunda PAUD di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (17/9).
 
RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberi penghargaan kepada Bunda PAUD (pendidikan anak usia dini) yang sudah mendedikasikan dirinya selama 10 tahun di Surabaya.
 
Mereka mendapat apresiasi setinggi-tingginya lantaran dinilai telah berperan aktif dalam mendidik anak-anak usia dini di Kota Pahlawan. 
 
Total ada 31 Bunda PAUD yang menerima penghargaan. Selain itu ada pula 12 Bunda PAUD dengan kategori terbaik se-Surabaya.
 
Baca Juga: Simak Jadwalnya! KPU Surabaya Membuka Pendaftaran KPPS untuk Pilkada 2024
 
Apresiasi tersebut diberikan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Rini Indriyani, di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (17/9). 
 
Eri mengatakan, para Bunda PAUD ini memegang peranan penting dalam mendidik karakter anak bangsa. Mereka merupakan garda terdepan dalam mencerdaskan anak-anak sejak usia dini.
 
"Apresiasi ini diberikan untuk semangat Bunda PAUD dalam mengerjakan dan menyiapkan anak-anak. Ini adalah rasa terima kasih kita karena mereka menyiapkan anak-anak untuk menjadi pemimpin yang Akhlakul Karimah, dimulai sedini mungkin," kata Eri.
 
Ia menambahkan, pemkot juga berupaya memberikan jaminan kesehatan melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada para Bunda PAUD di Kota Pahlawan.
 
Dia menyebut, total hampir 70 persen dari seluruh Bunda PAUD yang ada, saat ini sudah terkaver BJS Ketenagakerjaan. 
 
"Saat ini, sudah hampir 70 persen Bunda PAUD termasuk kader lingkungan dan lainnya yang sudah terkaver BPJS Ketenagakerjaan. Kita akan terus berupaya agar semuanya bisa terkaver," ucapnya. 
 
Lebih jauh, dia meminta kepada para Bunda PAUD agar turut mengedukasi para orang tua tentang pentingnya pendidikan anak usia dini.
 
Sebab, hal itu memiliki peranan penting bagi anak yang hendak transisi ke jenjang pendidikan berikutnya. Baik transisi ke tingkat TK atau SD. 
 
"Maka dengan begitu angka keikutsertaan anak-anak pada PAUD bisa meningkat. Target kami di tahun 2026, angkanya bisa meningkat sebesar 70-80 persen," ujarnya. 
 
Di sisi lain, Direktur PAUD Direktorat Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbudristek, Komalasari, mengapresiasi apa yang dilakukan Pemkot Surabaya dalam meningkatkan kualitas PAUD.
 
Menurutnya, apresiasi kepada Bunda PAUD adalah salah bentuk kolaborasi untuk mewujudkan transisi TK menuju SD yang menyenangkan.
 
Baca Juga: Sudah Diumumkan! Berikut Link dan Cara Cek Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2024 
 
"Sehingga mereka memiliki pondasi untuk menciptakan transisi TK ke SD yang menyenangkan. Apa yang dilakukan hari ini, bisa menjadi contoh baik bagi pendidik PAUD tidak hanya di Kota Surabaya, tapi di Indonesia," kata Komalasari.
 
Sementara itu, salah satu penerima penghargaan, Chamimah, mengaku hal itu menjadi penyemangat baginya untuk terus mendidik anak-anak usia dini di Surabaya.
 
Kendati usianya sudah tidak lagi muda, namun dia mengaku masih aktif mengajar di TK Masa Putra Bakti, Sawahan, Surabaya. 
 
"Saya senang mendapatkan penghargaan. Sampai saat ini saya juga masih aktif mengajar, karena memang sejak dulu saya menyukai anak-anak," kata perempuan berusia 80 tahun itu. (dim/jay)
Editor : Jay Wijayanto
#tim penggerak PKK #Bunda PAUD #Rini Indriyani #wali kota surabaya #pemkot surabaya #Eri Cahyadi