Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Unipa Surabaya Berdayakan Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Surabaya lewat PPM Hibah DRTPM 2024

Lainin Nadziroh • Jumat, 13 September 2024 | 22:49 WIB
Ketua Tim Dosen Unipa Surabaya, Yandika Fefrian Rosmi (tiga kiri) bersama M. Nurrohman Jauhari (paling kiri) dan Andarmadi Jati (dua kiri) menyerahkan mesin DTG ke Ketua PERSAS, Endro Suseno.
Ketua Tim Dosen Unipa Surabaya, Yandika Fefrian Rosmi (tiga kiri) bersama M. Nurrohman Jauhari (paling kiri) dan Andarmadi Jati (dua kiri) menyerahkan mesin DTG ke Ketua PERSAS, Endro Suseno.

RADAR SURABAYA-Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya menggelar program pengabdian masyarakat (PPM) dalam rangka hibah dari Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristekdikti) untuk tahun anggaran 2024.

Program pengabdian masyarakat (PPM) dengan dana hibah ini berjudul Pemberdayaan Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Surabaya (PERSAS) Menuju Kemandirian Komunitas Berbasis Sport Industry.

Program ini diketuai oleh Yandika Fefrian Rosmi bersama anggota Muhammad Nurrohman Jauhari dan Andarmadi Jati Abdhi Wasesa yang bekerja sama dengan PERSAS.

“Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan pemberdayaan, baik secara ekonomi maupun dalam pengelolaan klub sepak bola,” kata Ketua Tim, Yandika Fefrian Rosmi.

Yandika menambahkan, program ini dilaksanakan sebagai upaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya untuk mendorong pemberdayaan komunitas disabilitas, terutama atlet sepak bola amputasi, melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pendampingan.

Fokus utama dari pengabdian ini adalah peningkatan kemampuan manajemen dan ekonomi para anggota tim sepakbola amputasi. Ini dilakukan untuk membantu mereka lebih mandiri secara finansial sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam mengelola tim.

 

Tim Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, pemateri dan tim bola serta pengurus PERSAS.
Tim Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, pemateri dan tim bola serta pengurus PERSAS.

Yandika Fefrian Rosmi menjelaskan, kerja sama dengan PERSAS ini merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam mendukung kelompok-kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.

"Kami berharap program ini tidak hanya membantu mereka dari segi ekonomi, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan klub sepak bola, sehingga mereka bisa berkompetisi dengan lebih baik di tingkat nasional maupun internasional" ungkapnya.

Program ini meliputi pelatihan kewirausahaan, manajemen tim, serta pelatihan khusus terkait strategi pemasaran dan pencarian sponsor untuk mendukung keberlangsungan kegiatan klub sepak bola amputasi.

Selain itu, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya juga menyediakan akses pelatihan keterampilan digital yang diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi anggota tim di luar dunia sepak bola.

Dalam kegiatan ini, juga diserahkan seperangkat alat sablon direct to garment (DTG) untuk menunjang produksi merchandise yang akan dijual untuk kemandirian klub secara ekonomi.

Ketua Perkumpulan Sepak bola Amputasi Surabaya, Endro Suseno, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa program pengabdian masyarakat ini menjadi angin segar bagi para anggotanya.

"Kami berharap dengan adanya dukungan dari Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dan DRTPM Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, tim kami bisa lebih berkembang tidak hanya dalam prestasi olahraga, tetapi juga secara kesejahteraan ekonomi, apalagi dengan bantuan berupa seperangkat mesin DTG dan pembuatan website yang akan menambah penjualan merchandise tim," ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi para peserta, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga dapat menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan mandiri. (nin/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#Hibah DRTPM Kemendikbudristek #universitas adi buana surabaya #ppm #Program Pengabdian Masyarakat #unipa surabaya