Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bertahun Tahun Buntu, Tembok Jalan Tambak Wedi Akhirnya Berhasil Dibongkar Eri Cahyadi

Jay Wijayanto • Jumat, 13 September 2024 | 22:57 WIB
Eri Cahyadi bersama warga dan pemilik lahan Masud (kanan) membongkar tembok yang bertahun tahun membuntu Jalan Tambak Wedi Baru.
Eri Cahyadi bersama warga dan pemilik lahan Masud (kanan) membongkar tembok yang bertahun tahun membuntu Jalan Tambak Wedi Baru.
 
RADAR SURABAYA - Tembok yang menutup ruas jalan Tambak Wedi selama beberapa tahun terakhir akhirnya berhasil dibongkar oleh Pemkot Surabaya.
 
Pembongkaran itu bahkan dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Pada proses pembongkaran itu, Eri didampingi sejumlah petugas dinas menggunakan alat berat ekskavator.
 
Tembok yang menutup ruas jalan itu akhirnya dibego dan dirobohkan agar akses jalan untuk warga tidak buntu.

Sebelumnya, tembok tersebut dibangun oleh seorang warga yang mengaku memiliki hak atas tanah yang dijadikan akses jalan warga itu.

Beberapa kali mediasi telah dilakukan antara pemilik lahan dengan warga setempat yang melibatkan camat dan lurah, namun tak kunjung membuahkan hasil.

Sebab, warga yang mengaku memiliki hak atas tanah itu memiliki bukti kuat berupa sertifikat atas luas tanahnya.
 
Hal ini bahkan juga sempat menarik perhatian dari Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, yang beberapa waktu lalu melakukan sidak ke lokasi kejadian. Namun, lagi-lagi mediasinya kandas.
 
Pada proses mediasi itu, pemilik lahan hanya bersedia membukakan akses jalan untuk sepeda motor.
 
Sementara untuk mobil dan angkutan barang tidak bisa melintas. Parahnya, dalam beberapa bulan terakhir, akses jalan tersebut akhirnya malah dibuntu total. Penantian panjang warga itu akhirnya terbayar hari ini.
 
Eri mendatangi langsung pemilik lahan untuk melakukan mediasi dan akhirnya membuahkan kesepakatan untuk akses jalan itu dibuka lagi.
 
Alat berat excavator dikerahkan untuk membongkar tembok yang menutup Jalan Tambak Wedi Baru.
Alat berat excavator dikerahkan untuk membongkar tembok yang menutup Jalan Tambak Wedi Baru.
 
Pemilik lahan legowo dan mengamini permintaan Eri untuk membukan jalan tersebut.

"Alhamdulillah, perbatasan jalan Tambak Wedi dan Bulak Banteng ini setelah puluhan tahun tertutup akhirnya dibuka. Ini berkat dua orang hebat di Surabaya, ada Pak Muhammad dan ada Pak Daud ini. Dengan hati yang ikhlas ketika bertemu saya, saya nyuwun tulung untuk membuka jalan ini," ungkap Eri.

Ia menambahkan bahwa ketika akses jalan ini sudah dibuka, dia juga meminta agar warga sekitar memperhatikan betul kondisi lingkungan jalan.
 
Sebab saat jalan terbuka dulu, area tersebut menjadi lokasi pembuangan sampah liar. Hal ini menjadi permintaan dari pemilik lahan untuk tidak lagi membuang sampah di sana.

"Yang melewati jalur ini, dulu jalur ini banyak terbuang sampah. Saya berharap warga sekarang kalau sudah dibuka seperti ini, ayo berterima kasih ke beliau-beliaunya ini (pemilik lahan), jangan buang sampah sembarangan lagi," kata Eri.

Di sisi lain, terbukanya ruas jalan ini setelah bertahun-tahun ditutup mendapat respons positif dari warga.
 
Salah satunya adalah Munaji, warga Tambak Wedi Baru. Dia mengaku selama ini ketika hendak bepergian ke arah barat, harus memutar terlebih dulu lewat kampung-kampung kecil.

Sebab, jalan yang ditutup ini menjadi satu-satunya akses bagi warga sekitar apabila ingin bepergian ke arah barat seperti ke Bulak Banteng, Kedung Mangu dan sekitarnya.

"Iya terima kasih pemerintah kota, kami warga sini tidak perlu memutar lagi cari jalan tembusan kalau mau bepergian sekarang. Ini sangat memudahkan sekali bagi warga yang bermukim di area sini," ujarnya. (dim/jay)
Editor : Jay Wijayanto
#tembok #tambak wedi #pemkot surabaya #Eri Cahyadi