Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Command Center 112 Milik Pemkot Surabaya Bakal Diterapkan di IKN, Ini Keunggulannya

Dimas Mahendra • Jumat, 13 September 2024 | 01:29 WIB
TERINTEGRASI: Petugas mengamati layar monitor CCTV di ruangan Command Center 112, UPTSA Siola, Surabaya.
TERINTEGRASI: Petugas mengamati layar monitor CCTV di ruangan Command Center 112, UPTSA Siola, Surabaya.

RADAR SURABAYA - Command Center (CC) 112 milik Pemkot Surabaya bakal menjadi percontohan untuk diterapkan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, keinginan pemerintah pusat untuk mempelajari dan menjadikan CC 112 percontohan di IKN itu terungkap saat ada kunjungan kerja (kunker) dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polhukam RI) beberapa waktu lalu. 

"Jadi nanti di IKN akan dibentuk seperti 911 juga untuk kedaruratan, dan mereka sangat salut dengan Surabaya, karena mereka baru melihat ternyata hanya Surabaya yang terintegrasi dan ada kolaborasi antar OPD (organisasi perangkat daerah)," kata Hebi, Kamis, (12/9). 

Hebi menjelaskan, ada sejumlah keunggulan dari CC 112 yang dimiliki Surabaya ini.

Beberapa di antaranya seperti respons time kedaruratan kurang dari 7 menit.

Lalu bisa juga mendeteksi pelaku tindak kriminal bahkan daftar pencarian orang (DPO) melalui kamera CCTV. 

Sampai saat ini, total kamera CCTV yang terkoneksi dengan CC 112 ada sekitar 2.200 unit.

Tidak hanya itu, pemkot juga memiliki program kelurahan tanggap bencana yang tesebar di seluruh kecamatan se-Surabaya. 

Dia mengungkapkan, bentuk mitigasi yang diadopsi dari Kota Surabaya untuk diterapkan adalah keselamatan di lingkungan istana presiden dan lingkungan pemerintahan di IKN.

Hal ini diterapkan untuk menghindari dan mewaspadai adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungan IKN. 

Lebih jauh, dia juga mengungkapkan, inovasi CC ini ke depan juga akan membutuhkan berbagai peningkatan sarana dan prasarana (sarpras).

Peningkatan yang dilakukan mulai dari jaringan koneksi, komputer, alat deteksi benda di udara hingga early warning system (EWS) untuk gempa bumi. 

“Karena peralatan ini kan sudah dari tahun 2016 ya. Jadi harus diperbarui komputernya, sistem komunikasinya, kemudian juga akses masuk ke CC 112. Kemarin juga sudah komunikasi dengan penyedia 112 supaya ada Whatsapp (WA) bisnis khusus layanan 112, ketika nantinya tidak bisa terkoneksi, bisa melalui WA ini,” pungkasnya. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#CC 112 #opd #surabaya #IKN #command center #ibu kota nusantara #BPBD Kota Surabaya