Modus Minta Dorong Motor di Medokan Semampir Surabaya, Begal Ancam Mahasiswa Pakai Celurit

Guntur Irianto • Dipublikasikan Jumat, 13 September 2024 | 02:16 WIB
Seorang mahasiswi jadi korban begal di Medokan Semampir, Surabaya. (IST)
Seorang mahasiswi jadi korban begal di Medokan Semampir, Surabaya. (IST)


RADAR SURABAYA
- Modus meminta bantuan mendorong sepeda motor membuat MRM, 19, menjadi korban pencurian. Remaja itu dipaksa tiga bandit untuk mendorong motornya. Namun, sesampainya di bawah terowongan Jalan Medokan Semampir, korban diminta turun.

Korban yang sempat enggan turun dari motornya ini. Namun, sebuah celurit dikeluarkan salah satu pelaku. Korban pun terpaksa turun dan melihat motor Honda Beat Street miliknya dibawa lari.

"Ternyata pelaku mengeluarkan celurit dari balik bajunya, lalu dia bilang mudun'o (lekas turun)," kata MRM, Kamis (12/9).

Korban yang seorang mahasiswa baru ini mengaku kejadian begal dialaminya pada 1 September. Saat itu, ia sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Jalan Arif Rahman Hakim. Setelah selesai ia berhenti di depan pagar SMPN 19.

Kemudian datang tiga pelaku yang mendorong sepeda motor Honda Scoopy. Mereka meminta tolong didorongkan karena BBM habis. Korban menawarkan membelikan di SPBU tapi ditolak. Saat itu, korban menolak karena tidak bisa mendorong.

Namun, salah satu pelaku memaksa dan akhirnya motor didorong komplotan itu. "Saya sempat mau merebut kunci tapi tangan saya dipukul," tuturnya.

Kanitreskrim Polsek Sukolilo AKP I Made Sutanaya membenarkan adanya kejadian pencurian tersebut. "Kami masih selidiki. Korban sudah melapor," tuturnya. (gun)

Editor : Lambertus Hurek
mahasiswi dibegal surabaya bandit motor surabaya begal motor surabaya curanmor surabaya