RADAR SURABAYA-Lowongan Dokter Ahli Pratama dan Pengelola Sistem Teknologi Informasi menjadi formasi yang sepi peminat dalam pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur pada tahun 2024 ini.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur, Indah Wahyuni.
"Dari data per Selasa (10/9), jumlah pendaftar mencapai 31.361 orang. Meski demikian dari jumlah itu, tidak semua melengkapi berkas persyaratannya. Sehingga total yang submit ada sebanyak 27.929 pendaftar," ujar wanita yang akrab disapa Yuyun ini, Rabu (11/9).
Nilai pendapatan ini cukup tinggi jika dibandingkan provinsi sekitarnya seperti Jawa Tengah yang mematok pendapatan per bulan sebesar Rp2,23 juta hingga Rp8,08 juta, Pemprov DIY Rp2,5 juta hingga Rp5 juta dan Jawa Barat sebesar Rp3-5 juta.
Sementara Pemprov DKI Jakarta menawarkan pendapatan yang lebih tinggi dibanding Pemprov Jatim dengan nilai Rp7,09 juta hingga Rp21,51 juta per bulan. (mus/rak)
Editor : Jay Wijayanto