RADAR SURABAYA - Masih ada saja orang yang memperdagangkan satwa langka asal Papua ke Jawa. Petugas mengamankan puluhan satwa langka di Pelabuhan Zamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Karantina Jawa Timur mengamankan 1 ekor kanguru, 1 ekor kasuari, 5 ekor burung cendrawasih, dan 21 ekor nuri hitam. Satwa-satwa tersebut dilalulintaskan tanpa dokumen resmi dari instansi berwenang.
Tim karantina bersama dengan tim Gakkum (Penegakkan Hukum) Karantina Jatim langsung menuju Pelabuhan Tanjung Perak. Tim bergerak menuju KM. Ngapulu asal Makassar. Petugas menemukan dua kardus dan satu tas rinjani berisi satwa langka tersebut.
Satu ekor kanguru dalam kondisi hidup, 1 ekor kasuari dalam kondisi hidup, 5 ekor burung cendrawasih (4 hidup dan 1 mati), dan 21 ekor burung nuri hitam (10 hidup dan 11 mati), terang Priyadi, Ketua Tim Kerja Gakkum Karantina Jatim.
"Namun, pelaku tidak ditemukan, setelah dilakukan pengintaian selama kurang lebih dua jam," tambah Priyadi.
Menurut dia, penyelundupan satwa ini akan merusak ekosistem dan hilangnya sumber daya alam yang kita miliki. "Sungguh ironis, apabila satwa langka kita punah, sehingga anak cucu kita kelak tidak dapat untuk melihatnya," ujar Kepala Karantina Jatim Hari. (rek)
Editor : Lambertus Hurek