RADAR SURABAYA - Mobil Daihatsu Grand Max nopol S 9173 WG bermuatan tahu yang dikemudikan Fikri, 22, warga Jogoroto, Jombang menabrak pohon dan terguling di Jalan Ahmad Yani Nomor 202, Surabaya, Jumat (6/9) sekitar pukul 01.23.
Akibat kecelakaan itu, muatan tahu tumpah ruah berserakan di jalan dan bagian depan mobil ringsek. Tak hanya itu. Sopir mengalami luka robek di bagian pelipis dan luka parut di tangan.
Sementara penumpang Aldy, 23, mengalami luka robek kepala belakang dan Maulana, 23, mengalami luka parut bagian tangan dan kaki.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan tunggal berawal saat mobil pikap bermuatan tahu melaju dari arah selatan ke utara di jalur utama Jalan Ahmad Yani Surabaya. Sesampainya di depan kantor Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur sopir diduga hilang kendali.
Mobil yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi oleng ke kanan menabrak pohon. Kemudian mobil mental ke kiri sejauh sekitar 10 meter dan terguling di tengah jalan.
Muatan mobil berupa tahu tumpah ruah berserakan di jalan. Sementara sopir dan penumpang mengalami luka-luka.
Kejadian tersebut dilaporkan warga ke Command Center 112. Tak lama kemudian Tim Gerak Cepat (TGC) Posko Selatan tiba di lokasi. Tim medis lalu memberikan pertolongan awal pada korban sopir dan penumpang yang sudah berada di bahu jalan.
Selanjutnya, korban luka dirujuk menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Surabaya Medical Service (SMS) Surabaya.
Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Wasis Sutikno membenarkan ada kejadian kecelakaan tunggal tersebut.
"DPKP mengerahkan satu Unit Tempur Rayon 3 Rungkut untuk membersihkan ceceran tahu di jalan," ujarnya kepada Radar Surabaya, Jumat (6/9).
Kendaraan yang terbalik dievakuasi dengan cara dibalik manual oleh warga dan pengguna jalan yang melintas. Mobil lalu diderek menggunakan derek swasta. "Petugas membersihkan ceceran tahu dengan penyemprotan (penggelontoran) hingga selesai dan kondusif pukul 02.29," imbuhnya.
Kanit Lantas Polsek Gayungan Iptu Paryono saat dikonfirmasi terkait kejadian laka tersebut mengaku belum ada laporan. Sementara dari pantauan Radar Surabaya di lokasi, dua pohon terdapat bekas tabrakan dan kulitnya mengelupas.
Selain itu juga ada pecahan komponen kendaraan dan sisa muatan tahu di pinggir jalan. (rus)
Editor : Lambertus Hurek