Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pengembangan Surabaya Waterfront Land Tetap Jalan, Hanya Pemerintah Pusat yang Bisa Batalkan PSN

Dimas Mahendra • Jumat, 6 September 2024 | 01:10 WIB
REKLAMASI: Sejumlah persiapan terus dilakukan untuk pengembangan Surabaya Waterfront Land, termasuk kajian dari akademisi.
REKLAMASI: Sejumlah persiapan terus dilakukan untuk pengembangan Surabaya Waterfront Land, termasuk kajian dari akademisi.

RADAR SURABAYA - Persiapan untuk melaksanakan Proyek Strategis Nasional (PSN) di kawasan pesisir Surabaya terus dilakukan meski mengalami sejumlah penolakan.

Kawasan pesisir ini rencananya akan direklamasi menjadi pulau-pulau tambahan mulai dari Kenjeran hingga Wonorejo.

Juru bicara pengembang PSN untuk Surabaya Waterfront Land (SWL), Agung Pramono mengungkapkan, sejumlah persiapan terus dilakukan oleh PT Granting Jaya.

Dalam merealisasikan PSN ini, dia mengatakan semuanya diwajibkan untuk melewati kajian dari akademisi. Tidak bisa asal sedari awal ketika mempersiapkan proyek ini.

"Tentu dari situ kita juga melihat prospek ke depan. Kan juga ada visibility studies dari sisi pengembang. Kita lihat plus minusnya apa. Yang minus pasti kita mitigasi," kata Agung, Kamis (5/9). 

Dia mengakui, dalam upaya melakukan suatu perubahan itu tidak akan memiliki dampak negatif. Termasuk dalam proyek PSN ini.

Namun, dia menegaskan, melalui kajian-kajian yang dilakukan, dampak-dampak negatif itu tentu akan diminalisir dampaknya. 

"Reklamasi ini kan sudah jadi PSN, jadi yang bisa membatalkan ya (pihak) yang sama dengan yang mengeluarkan persetujuan proyek ini (pusat)," ucap Agung. 

Lebih jauh, dia menjelaskan, hingga saat ini pembahasan mengenai proyek ini masih terus berlangsung.

Mulai dari AMDAL hingga realisasi dari pulau-pulau yang akan dibuat nantinya.

Dari hasil pembahasan, itu dia mencontohkan salah satu pengembangannya adalah bertambahnya jumlah pulau. 

Rencananya, pulau yang akan dibuat dalam proyek ini hanya empat. Namun kini bertambah menjadi enam pulau dengan alasan pembuatan kanal.

Dua pulau baru itu adalah hasil pengembangan dari pulau yang paling besar yakni pulau C dan pulau D. 

"Pulaunya bertambah karena kita memperbesar kanal-kanalnya. Jadi kalau kemarin D itu hanya satu pulau, sekarang dua pulau. C juga dua pulau. Karena ada kanalnya di tengah. Jadi ada enam pulau. Pembangunan ini fokus pada wisata. Salah satunya adalah wisata mangrove untuk yang di pulau A yang nempel dengan existing," ujarnya. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Surabaya Waterfront Land #pesisir surabaya #Granting Jaya #SWL #kenjeran