RADAR SURABAYA- Pria pencari rongsokan yang diduga melompat dari atas jembatan dan hilang tenggelam di sungai Jagir Jalan Raya Nginden, Surabaya pada Rabu (4/9) sore hingga kini masih dalam pencarian.
Petugas gabungan melanjutkan pencarian kembali Kamis (5/9) mulai pukul 07.40.
"Pencarian mulai pukul 07.40 dengan melakukan penyelaman di sekitar lokasi (pertama korban hilang tenggelam)," ujar Komandan Tim Basarnas Surabaya Andi Pamudji, Kamis (5/9).
Andi Pamuji menambahkan, penyelaman dilakukan di dua titik lokasi dengan mengerahkan 4 personel.
Penyelaman dilakukan secara bergantian. "Ada pihak keluarga yang kesini diduga keluarga korban. Namun kami belum bisa memastikan benar keluarga atau bukan karena korban belum ketemu," bebernya.
Selain dilakukan penyelaman, pencarian juga dilakukan dengan penyisiran menggunakan perahu karet.
Penyisiran dilakukan di permukaan air sungai Jagir sisi timur jembatan Nginden.
Sebelumnya, seorang pria pencari rongsokan dikabarkan tenggelam di sungai Jagir sekitar jembatan Nginden-Panjang Jiwo, Surabaya Rabu petang.
Korban diduga tenggelam setelah melompat dari atas jembatan.
Salah satu warga setempat Solikin mengatakan korban melompat ke sungai dari atas jembatan Nginden sekitar pukul 17.00.
Awalnya warga mendapat informasi dari seorang pengendara ojek online yang kebetulan melintas di atas jembatan ke arah Jalan Prapen.
"Driver ojek online memberitahu warga bahwa ada orang pencari rongsokan melompat dari atas jembatan," ujarnya, Rabu (4/9).
Setelah tercebur sungai korban yang belum diketahui identitasnya itu sempat meminta tolong warga, namun kemudianhanyut dan hilang tenggelam.
"Sempat minta tolong warga. Korban pria pencari rongsokan. Bukan warga sini," ungkapnya.
Ia menuturkan untuk korban usia sekitar 40 tahun. Sehari-hari diketahui warga pria tersebut mencari rongsokan. (rus/nug)
Editor : Agung Nugroho