RADAR SURABAYA - Gerakan Sopir Jawa Timur akan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Jawa Timur Jalan Pahlawan Nomor 110, Surabaya Senin siang (26/8). Untuk menjaga dan mengamankan jalannya aksi unjuk rasa, Polrestabes Surabaya telah menyiapkan pengamananan.
Mulai dari pengamanan jalur dan pengamanan aksi di lokasi kantor Gubernur Jatim. "Jumlah total personel 1.226 orang," ujar Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi, Senin (26/8).
Dia menambahkan, penyebaran petugas di antaranya di Bundaran Cito 171 personel, kantor Dishub Provinsi Jatim 317 personel, kantor BPTP Jatim 192 personel dan titik tujuan kantor Gubernur Jatim 696 personel.
"Kami imbau peserta aksi menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan turut menjaga keamanan Kota Surabaya," tegasnya.
Dalam surat perihal pemberitahuan aksi unjuk rasa massa akan berkumpul dahulu di Pasar Puspa Agro Sidoarjo sekitar pukul 09.00.
Sasaran aksi di kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan, Surabaya. Peserta yang terlibat sekitar 500 orang.
Peserta membawa 3 mobil komando, 100 truk, 25 unit mobil kecil, dan 50 unit motor. Selain itu massa juga akan membawa baner tuntutan dan bendera merah putih panjang 1.000 meter.
Dalam aksi unjuk rasa tersebut peserta akan menyampaikan pendapat di muka umum terkait surat kesepakatan tanggal 11 Maret 2022 dan 29 September 2022 tentang standardisasi tarif atau ongkos logistik, subsidi biaya pemotongan atau normalisasi.
Selain itu, jaminan muatan pasca normalisasi, kesetaraan hukum yang sama bagi sopir, mafia SRUT (sertifikat registrasi uji tipe) dan mafia Odol (over dimension over loading).
Massa aksi akan melewati Jalan Ahmad Yani, Wonokromo, Darmo, Urip Sumoharjo, Basuki Rahmat, Embong Malang, Blauran, Bubutan, Kebonrojo, dan finis di Jalan Pahlawan. (rus)
Editor : Lambertus Hurek