RADAR SURABAYA-Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin mengingatkan para prajurit menjaga netralitas dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024 mendatang.
"Di even Pilkada, netralitas TNI harus kita junjung tinggi," katanya saat apel bersama prajurit TNI dan ASN di Makodam V Brawijaya, Surabaya, Jumat (23/8).
Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Rudy juga mengingatkan prajurit pada even besar lain yang akan digelar TNI, yaitu hari ulang tahun HUT TNI ke-79.
Baik even pilkada maupun HUT TNI tersebut memerlukan perhatian bersama termasuk berbagai persiapan moril maupun fisik, karena kodam V akan menjadi tuan rumah.
“Ini memerlukan perhatian bersama, pentingnya kesiapan, moril termasuk fisik. Saya harap semuanya berpedoman pada arahan," ungkapnya.
Apel tadi pagi, juga sebagai bentuk penghormatan kepada Pangdam V/Brawijaya sebelumnya yakni Mayjen TNI Rafael Granada Baay yang saat ini menjabat Pangdam Jaya/Jayakarta.
Mayjen Rudy Saladin sebelum menjabat Pangdam Brawijaya, merupakan Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg).
Rudy juga merupakan ajudan Presiden Joko Widodo sejak 2019 hingga 2021.
"Mayjen TNI Rafael Granada Baay telah memimpin Kodam V Brawijaya secara paripurna. Saya banyak mendengar perhatian beliau kepada kesejahteraan prajurit, kedisplinan anggota, profesionalitas prajurit. Ini akan saya lanjutkan," ujarnya.
Sementara itu Mayjen TNI Rafael Granada Baay dalam apel, menyerahkan seluruh personil TNI dan ASN di lingkup Kodam V Brawijaya kepada Pangdam baru Mayjen TNI Rudy Saladin.
"Dalam kesempatan ini saya menyerahkan personil dan materil satuan Kodam V Brawijaya yang ada pada tanggung jawab saya sebelumnya kepada Mayjen TNI Rudy Saladin. Dengan jumlah personil militer 28.335 dan ASN 2.409 orang," kata Mayjen Granada Baay.(ant/nug)