RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah membuka rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Total ada 680 formasi tahun ini. Formasinya terdiri dari 64 tenaga teknis dan 616 tenaga kesehatan.
Dalam prosesnya, pemkot meminta warga berhati-hati ketika mendapati edaran dokumen yang tidak resmi terkait rekrutmen ini. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah kota agar tidak ada lagi warganya yang tertipu, atau sampai mengeluarkan sejumlah uang dengan nilai fantastis.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Ikhsan mengatakan, satu-satunya dokumen resmi terkait rekrutmen itu adalah dokumen yang dipublikasikan melalui laman resmi pemkot.
"Dokumen resmi pengadaan Pegawai ASN hanyalah dokumen yang dipublikasikan melalui laman surabaya.go.id dan atau bkpsdm.surabaya.go.id," kata Ikhsan melalui keterangan tertulisnya.
Dia menghimbau warga memperhatikan betul dokumen yang dia peroleh. Warga harus benar-benar memperhatikan dari mana asal muasal dokumen yang mereka peroleh. Sebab, pemkot tidak bertanggung jawab atas penggunaan dokumen yang tidak resmi dan di luar dari yang diterbitkan di laman resmi.
"Masyarakat diimbau untuk mengabaikan dokumen yang tidak dipublikasikan melalui laman resmi Pemerintah Kota Surabaya. Pemkot Surabaya tidak bertanggung jawab dan bertanggung gugat terhadap penggunaan dokumen selain dokumen resmi yang dipublikasikan pada laman resmi pemerintah kota," katanya.
Sebagai informasi, terdapat beberapa tahapan seleksi CPNS pada tahun 2024. Pengumuman seleksi sejak 19 Agustus sampai 2 September 2024. Kemudian dilanjut dengan proses pendaftaran kandidat mulai 20 Agustus sampai dengan 6 September 2024. (dim)
Editor : Lambertus Hurek