Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

9 Jam Jalani Operasi Pemisahan di RSUD Dr Soetomo, Bayi Kembar Siam Asal Tulungagung Arsello Bertahan, Arsennio Meninggal Dunia

Rahmat Sudrajat • Selasa, 20 Agustus 2024 | 21:30 WIB
Bayi kembar siam asal Tulungagung Arselllo yang bertahan hidup, sedangkan saudara kembarnya Arsennio meninggal dunia usai 9 jam menjalani operasi pemisahan di RSUD Dr Soetomo Surabaya.
Bayi kembar siam asal Tulungagung Arselllo yang bertahan hidup, sedangkan saudara kembarnya Arsennio meninggal dunia usai 9 jam menjalani operasi pemisahan di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

RADAR SURABAYA - Tim dokter RSUD Dr Soetomo Surabaya berhasil melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam.

Bayi laki-laki berusia empat bulan asal Tulungagung, Jawa Timur bernama Arsello dan Arsennio mengalami dempet pantat atau pygopagus berhasil dipisahkan.

Namun karena mengalami kelainan jantung sejak dirujuk ke RSUD Dr Soetomo, bayi Arsennio meninggal dunia. 

Juru bicara tim dokter bayi kembar siam RSUD dr Soetomo, dr Wurry Ayuningtyas mengatakan, setelah melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam dempet pantat selama sembilan jam akhirnya bisa dipisahkan.

Operasi pemisahan bayi kembar siam yang masih berumur empat bulan dilakukan 16 Agustus lalu. 

"Ya karena mengalami kelainan jantung semenjak dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, bayi Arsennio akhirnya meninggal dunia. Sementara bayi Arsello masih dalam pemantauan tim dokter di gedung ICU gedung bedah pusat terpadu RSUD Dr Soetomo, Surabaya," dr Wurry, Selasa (20/8). 

Bayi kembar siam ini merupakan anak pasangan dari Yeni Dwi dan Yoga Askha asal Kepatihan, Tulungagung, Jawa Timur. Bayi Arsello saat ini tengah dipantau langsung oleh seluruh tim dokter. 

"Tim dokter saat ini sedang fokus untuk pemulihan luka bekas operasi. Apabila kondisi Arsello terus membaik dipastikan bisa menjalani rawat jalan di RSUD Tulungagung," tutur dr Wurry. 

Sementara itu, ibunda bayi kembar siam, Yeni Dwi mengaku kondisi Arsello terus membaik.

Meski begitu dirinya sedih karena kondisi yang buruk semenjak dirujuk dari Tulungagung. 

"Ya kondisinya terus membaik. Kita doakan semoga semakin membaik," ujar Yeni.

Hingga saat ini Arsello masih dirawat di ICU Gedung Bedah Pusat Terpadu RSUD dr Soetomo Surabaya. (rmt/nur) 

Editor : Nurista Purnamasari
#kembar siam #surabaya #pygopagus #rsud dr soetomo #operasi pemisahan #meninggal dunia #tulungagung