RADAR SURABAYA - Masih ingat dengan Siti Alifah, 48, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) penyandang disabilitas yang menjadi korban begal beberapa waktu lalu.
Siti yang saat itu bekerja menyapu di sekitar gedung inspektorat Pemkot Surabaya menjadi korban pembegalan empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor.
Meski korban sempat menunjukkan pada pelaku bahwa dirinya penyandang disabilitas, namun kawanan begal ini seakan tak mau tahu dan tetap membawa lari sepeda motor Honda Beat milik wanita tersebut.
Bahkan, korban sempat diancam menggunakan celurit.
"Saya takut, satu orang todongkan celurit satu merampas. Dia bilang, ayo serahkan, serahkan, ayo ikut saja," ungkapnya.
Korban mengaku tidak mengetahui ciri-ciri pelaku tetapi ia hanya ingat celuritnya saja dan sekilas bukan seperti pelaku begal.
Hal itu pula yang disampaikan korban saat bertemu dengan Youtuber Surabaya Andy Sugar.
"Saya bahkan sudah meminta tolong agar tidak dirampas tapi tetap saja ditarik (pelaku)," kata korban.
Beruntung, korban bertemu dengan Andy Sugar Youtuber asal Surabaya.
Setelah Andy Suger menanyakan mengenai peristiwa begal tersebut, ia kemudian mengajak korban ke sebuah showroom sepeda motor.
Di sana, korban diminta untuk mencoba sepeda motor yang diinginkannya.
Setelah sempat mencoba beberapa sepeda motor, pilihannya jatuh pada sebuah sepeda motor matik merek Yamaha.
Andy berharap sepeda motor ini bisa digunakan Siti untuk mengais rejeki.
Selain untuk bekerja, ternyata Siti juga menggunakan sepeda motor untuk mengantar orang dengan imbalan seikhlasnya.
Apalagi setelah menjadi korban begal, korban harus naik ojek online (ojol).
Ini membuat uang yang seharusnya dikumpulkan untuk biaya pengobatan dua anaknya yang mengalami disabilitas dan suaminya yang tidak bekerja habis untuk biaya transportasi.
Ia berharap sepeda motor ini bisa membantu petugas DLH Pemkot Surabaya ini.
"Semoga dengan sepeda motor ini bisa membantu bu Siti yang berjuang untuk keluarganya," ungkap Andy dalam video instagram @andysugarrr. (gun/nug)
Editor : Agung Nugroho