Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tradisi Malam Tirakatan 17 Agustus

Mus Purmadani • Jumat, 16 Agustus 2024 | 14:05 WIB
Malam tirakatan selalu digelar pada 16 Agustus sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan.
Malam tirakatan selalu digelar pada 16 Agustus sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan.

RADAR SURABAYA – Selain upacara bendera, untuk mengenang perjuangan para pahlawan bangsa dalam membawa kemerdekaan, di Surabaya dan daeradaerah lainnya selalu menggelar malam tirakatan.

Kegiatan berkumpulnya Masyarakat untuk merenung dan berdoa sekaligus mensyukuri kemerdekaan ini sudah menjadi tradisi masyarakat.

Biasanya warga akan berkumpul dengan membawa berbagai makanan dan minuman, hingga tumpeng sebagai bentuk Syukur atas kemerdekaan yang sudah dinikmati.

Sosiolog Universitas Airlangga (Unair) Bagong Suyanto mengatakan, malam tirakatan 17 Agustus merupakan tradisi wajib bagi masyarakat Indonesia, khususnya Surabaya. 

Biasanya, tradisi tersebut diiringi lantunan doa dan refleksi atas perjuangan pahlawan serta harapan bangsa ke depannya.

"Tradisi ini gak boleh hilang apalagi untuk generasi zaman sekarang yang jaraknya jauh dari peritiwa kemerdekaan," ujarnya kepada Radar Surabaya, Kamis (15/7).

Menurutnya, jika perlu mengundang narasumber untuk menceritakan perjuangan masyarakat Indonesia melawan penjajah untuk merebut kemerdekaan. 

"Karena momen kemerdekaan ini adalah sakral maka juga harus disertai doa dan renungan bagaimana masyarakat kita saat itu melakukan tirakat dalam melawan penjajah," katanya. 

Malam tirakatan saat ini tidak hanya diisi dengan doa dan makan bersama, namun juga ada kesenian. 

"Kalau keseniannya seperti teater atau tarian tradisional itu tidak masalah. Asalkan jangan aneh-aneh yang merusak kesakrakalan peringatan 17 Agustus. Kalau perlu semacam dangdutan yang disertai mabuk atau lomba agustusan yang terkesan porno demi mengundang tawa, saya rasa kok nggak perlu," katanya.

Yang harus diingat adalah penjajahan dulu berlangsung ratusan tahun. 

“Sehingga malam tirakatan 17 agustus dilakukan secara khidmat tanpa merusak esensi perjuangan masyakat kita terdahulu," pungkasnya.  (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#17 agustus #malam tirakatan #tradisi #Unair #pemerintah kota surabaya