Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

APBD Surabaya Digedok Rp 12,3 Triliun, Tahun 2025 Fokus Bangun RSUD Surabaya Selatan

Dimas Mahendra • Kamis, 15 Agustus 2024 | 22:55 WIB
DIKEBUT: Suasana pengerjaan proyek pembangunan RSUD Surabaya Timur di kawasan Medokan Asri Tengah, Surabaya, Jumat (28/6). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
DIKEBUT: Suasana pengerjaan proyek pembangunan RSUD Surabaya Timur di kawasan Medokan Asri Tengah, Surabaya, Jumat (28/6). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)


RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota dan DPRD Surabaya telah menandatangani kesepakatan Raperda APBD 2025 menjadi Perda APBD 2025. Anggaran Kota Surabaya dalam APBD itu mencapai angka Rp 12,3 triliun. Pemkot pada tahun depan akan fokus pada tiga bidang. Salah satunya adalah kesehatan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, jika dijabarkan fokus APBD Surabaya pada tahun depan ada banyak. Namun, jika diglobalkan, anggaran ini tidak lepas dari tiga hal. Kesehatan, pendidikan, pengentasan kemiskinan.

"Banyak fokus kita, selalu untuk kesehatan, juga terkait dengan pendidikan. Lalu fokus kita juga adalah peningkatan UMKM, pengurangan kemiskinan, dan juga pemberian terkait dengan bantuan agar masyarakat bisa lepas dari kemiskinan. Itu yang kita angkat dan kita banyak fokus ke sana," kata Eri di Surabaya, Kamis 15 Agustus 2024.

Terkait kesehatan itu, realisasi program pemerintah salah satunya adalah dengan membangun RSUD Surabaya Selatan. Pembangunan ini dilakukan dengan maksud agar fasilitas layanan kesehatan di Surabaya bisa merata.

"Kesehatan ini kita fokuskan agar tidak terjadi penumpukan pasien di RS Soewandhi. Jadi bagaimana warga Surabaya ini, ketika dia posisinya sakit, bisa merasakan pelayanan yang enak. Tidak usel-uselan," ucapnya.

Ketika fasilitas layanan kesehatan sudah merata, maka antrean pasien yang berobat tidak akan mengalami penumpukan. Apalagi, saat ini pemkot juga akan merampungkan Rumah Sakit Surabaya Timur.

Targetnya, ketika pembangunan rumah sakit Surabaya Timur itu rampung, pemkot akan segera meresmikan agar bisa langsung memberikan pelayanan.

"Kalau hanya ada di Rumah Dakit BDH dan Soewandhi, itu akan menyebabkan usel-uselan. Kalau kita sudah pecah begitu, maka mereka akan mendapatkan layanan yang lebih layak. Itulah komitmen kami dan DPRD untuk memberikan yang terbaik untuk warga Kota Surabaya," ujarnya.

Dalam APBD 2025 nanti pemkot juga akan mengebut sejumlah pekerjaan yang ada di RPJMD. Salah satunya seperti pengerjaan diversi Gunungsari mulai dari Banyu Urip sampai Gresik.

"Sehingga itu kita menyelesaikan yang ada di RPJMD. Karena ada beberapa pekerjaan yang selesai di 2026 sesuai RPJMD lima tahun dan visi misi wali kota. Itu yang akan kita lakukan," pungkasnya. (dim)

Editor : Lambertus Hurek
#APBD Surabaya 2025 #RSUD Surabaya Timur #RSUD Surabaya Selatan #Fokus APBD Surabaya 2025