Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Geger! Warga Ngagel Dadi, Surabaya, Ditemukan Gantung Diri di Bawah Tangga Rumah

M. Mahrus • Senin, 12 Agustus 2024 | 17:01 WIB
Petugas kepolisian dan jajaran terkait mengevakuasi mayat Angga Mardiyanto untuk dibawa ke RSUD dr Soetomo, Surabaya. (IST)
Petugas kepolisian dan jajaran terkait mengevakuasi mayat Angga Mardiyanto untuk dibawa ke RSUD dr Soetomo, Surabaya. (IST)


RADAR SURABAYA - Warga Jalan Ngagel Dadi III B, Surabaya, mendadak geger Senin pagi (12/8). Angga Mardiyanto, 26, warga Jalan Ngagel Dadi III B Nomor 15, Kelurahan Ngagelrejo, Surabaya, ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya.

Korban gantung diri di bawah tangga rumah lantai dua menggunakan sabuk gasper warna hijau miliknya. 

Informasi yang dihimpun, mayat korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandung korban, Ferdiansyah sekitar pukul 05.00. Saat itu saksi, baru selesai salat subuh.

Dia melihat korban sudah tergantung di bawah tangga rumah lantai dua menggunakan sabuk gasper sepanjang 1,5 meter.

Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa mengenakan kaos hijau dan celana pendek warna hitam. Selain itu, di hidung korban keluar darah.

Melihat adiknya gantung diri, saksi berteriak meminta pertolongan tetangga dan warga sekitar. Kemudian oleh warga dilaporkan ke Command Center 112 dan Polsek Wonokromo. 

Tak berselang lama, Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Anggota Reskrim Polsek Wonokromo tiba di lokasi. Polisi telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi dan memasangi garis polisi di lokasi kejadian.

Kapolsek Wonokromo Kompol Dwi Jatmiko melalui Kanit Reskrim AKP Gede Made Sutanaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian orang diduga bunuh diri di rumah Jalan Ngagel Dadi, Surabaya.

"Iya. Mohon waktu masih penyelidikan motifnya," ujarnya.

Saat ini mayat korban telah dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk dilakukan visum et repertum. (rus)

Editor : Lambertus Hurek
#kendat akibat sakit #Kendat surabaya