Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Meriahkan HUT Kemerdekaan, Warga Jogoloyo, Surabaya Lomba Adu Ketangkasan Bersepeda di Atas Sungai

Rahmat Sudrajat • Senin, 12 Agustus 2024 | 02:39 WIB
SERU: Seorang peserta lomba ketangkasan sepeda, mencoba melewati lintasan di atas sungai di kawasan Gunungsari, Surabaya dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-79, Minggu (11/8).
SERU: Seorang peserta lomba ketangkasan sepeda, mencoba melewati lintasan di atas sungai di kawasan Gunungsari, Surabaya dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-79, Minggu (11/8).

JOGOLOYO - Dalam memeriahkan HUT kemerdekaan RI, warga Jogoloyo, Gunungsari, Surabaya ini menggelar lomba yang tak biasa.

Yakni, lomba ketangkasan bersepeda di atas sungai. Jalannya lomba ini mengundang gelak tawa para penonton.

Bahkan, pengendara yang melintas di depan sungai sampai berhenti untuk menyaksikan lomba tersebut.

Betapa tidak, peserta lomba harus beradu berani dan andal dalam mengendalikan sepeda diatas papan sepanjang kurang lebih 30 meter, dengan lebar papan 20 centimeter di atas sungai. 

Jika mereka tak mampu mengendalikan keseimbangan dan laju sepeda, otomatis mereka akan tercebur sungai.

Lomba ketangkasan sepeda BMX itu diikuti oleh ratusan warga dari berbagai RT di RW 03, Jogoloyo, Gunungsari, Surabaya, Minggu (11/8). 

Tak sedikit dari mereka yang baru saja melintasi garis start langsung jatuh ke sungai.

Tentu hal ini mengundang gelak tawa. Bahkan ada yang hampir sampai ke finish namun terjatuh karena kehilangan fokus.

Menurut Ketua RW 03, Gunungsari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya, Roy Purwanto, lomba tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-79.

Lomba tersebut baru pertama digelar setelah lama vakum karena pandemi Covid-19.

"Ya untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan RI. Baru pertama digelar warga cukup antusias," kata Roy.

Dalam lomba tersebut mekanismenya para peserta harus melintasi garis finish dua kali melintas tanpa terjatuh.

Yang bisa lolos dari rintangan tersebut langsung masuk ke semifinal dan final.

"Jadi harus sampai finish tanpa jatuh. Mereka harus pulang pergi atau dua kali melintas. Baru bisa masuk ke babak selanjutnya yakni semifinal dan final," terangnya.

Lebih lanjut Roy mengatakan, ada dua kategori dalam lomba ketangkasan BMX di atas sungai, yakni kategori anak-anak dan dewasa.

Seorang peserta tercebur sungai karena tak bisa mengendalikan keseimbangan.
Seorang peserta tercebur sungai karena tak bisa mengendalikan keseimbangan.

"Hadiahnya uang tunai Rp 1 juta untuk dewasa dan Rp 750 untuk anak-anak," ungkapnya.

Pria yang juga mantan atlet BMX Surabaya ini mengaku yang membuat sulit perlombaan adalah lintasan, berbeda dengan mencoba ketika melintas di daratan.

Bahkan dia sendiri mengikuti lomba tersebut, meski notabene atlet BMX namun Roy menyerah di tengah jalan, lantaran tak bisa fokus pada perlintasan.

"Sulitnya ya dirintangan, harus fokus karena saat melintas papan gampang goyang. Disebabkan gerak air dan angin. Jadi memang harus fokus dan imbang, kalau nggak ya tercebur seperti saya tadi," ungkap mantan atlet BMX yang berjaya tahun 2005 ini.

Roy juga berharap dengan adanya perlombaan adu ketangkasan bersepeda di atas sungai ini bisa memfasilitasi anak-anak yang gemar adu sepada di jalanan.

Bahkan rencananya dia akan membuat lintasan BMX di kampungnya tersebut 

"Sekarang kan lagi marak balap sepada drag sampai mengarah pada perjudian. Ya saya dan teman-teman kartar ini ingin mengajak anak-anak di kampung ini bisa mengaktifkan lagi ke arah yang lebih positif. Nanti kita juga rencanakan ada lintasan BMX juga untuk mewadahi anak-anak. Apalagi di sini (Jogoloyo, Red) ada beberapa atlet BMX," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#jogoloyo #surabaya #Gunungsari #hut kemerdekaan #adu ketangkasan #sepeda BMX #lomba agustusan #sungai