RADAR SURABAYA–Kota Surabaya dengan beragam suku dan agama menduduki peringkat pertama dengan penduduk terpadat di Jawa Timur.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) 2024, kepadatan penduduk di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur ini mencapai 3.009.286 jiwa.
Sehingga Surabaya menjadi kota kedua dengan penduduk terpadat di Indonesia setelah Kota Jakarta Timur di Provinsi Jakarta.
Namun demikian sebagai kota paling padat di Jawa Timur, persebaran penduduk di Kota Pahlawan ini tak merata.
Dari 31 kecamatan yang ada di Surabaya, berikut daftar kecamatan dengan penduduk paling padat dan paling sedikit atau paling sepi sesuai data yang diterbitkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya (2022-2023):
Daftar kecamatan paling padat:
1. Kecamatan Tambaksari
Berdasarkan data yang diterbitkan Dispendukcapil Surabaya (2022-2023), kepadatan penduduk terbanyak berada di wilayah Tambaksari dengan total jumlah penduduk sebanyak 227.731 jiwa. Tambaksari memiliki luas wilayah 9,09 ha.
2. Kecamatan Sawahan
Kecamatan terpadat nomor dua di Surabaya adalah kecamatan Sawahan dengan total penduduk sebanyak 199.548 jiwa. Kecamatan Sawahan memiliki wilayah seluas 6,9 km2 dan menjadi salah satu kecamatan teramai di Surabaya.
3. Kecamatan Semampir
Semampir masuk menjadi salah satu kota dengan penduduk terpadat di Surabaya dengan total penduduk sebanyak 181.266 jiwa dengan luas wilayah 8,8 km2.
4. Kecamatan Kenjeran
Kecamatan selanjutnya yang memiliki penduduk terpadat adalah Kenjeran. Dengan luas wilayah 7,8 km2, menjadikan Kecamatan Kenjeran menempati posisi keempat dengan jumlah penduduk 177.561 jiwa.
5. Kecamatan Wonokromo
Kecamatan dengan penduduk terpadat kelima adalah Wonokromo yang memiliki total penduduk sebanyak 155.559 jiwa dengan wilayah seluas 6,8 km2.
Jika Surabaya memiliki kecamatan dengan penduduk paling padat, maka sudah pasti Surabaya juga memiliki kecamatan dengan total penduduk paling sepi.
Berikut data yang diterbitkan Dispendukcapil Surabaya (2022-2023) mengenai kecamatan dengan penduduk paling sepi di Surabaya.
1. Kecamatan Gayungan
Kecamatan yang memiliki penduduk paling sepi urutan pertama di Surabaya adalah Kecamatan Gayungan yang hanya memiliki total penduduk sebanyak 43.617 jiwa.
Kecamatan ini memiliki luas wilayah sekitar 6,1 km2. Sisi selatan Kecamatan Gayungan berbatasan langsung dengan Kabupaten Sidoarjo.
2. Kecamatan Bulak
Wilayah dengan kecamatan paling sepi selanjutnya adalah Kecamatan Bulak dengan hanya memiliki total penduduk sebanyak 46.360 jiwa.
Kecamatan Bulak memiliki total wilayah seluas 6,7 km2. Dengan total penduduk sebanyak itu membuat wilayahnya terlihat cukup luas.
3. Kecamatan Asemrowo
Asemrowo menjadi urutan ketiga kecamatanyang memiliki penduduk paling sepi di Surabaya dengan total penduduk sebanyak 47.437 jiwa.
Kecamatan Asemrowo memiliki wilayah ke-7 yang paling luas di Surabaya dengan wilayah seluas 15,4 km2. Menjadikan Kecamatan Asemrowo wilayah yang memiliki jumlah penduduk sedikit tapi memiliki wilayah yang cukup luas di Surabaya.
4. Kecamatan Jambangan
Kecamatan Jambangan menjadi wilayah dengan penduduk paling sepi di urutan ke empat, dengan total penduduk sebanyak 53.639 jiwa.
Tidak hanya mempunyai penduduk paling sepi, Kecamatan Jambangan juga memiliki luas wilayah paling kecil nomor empat di Surabaya, dengan total wilayah seluas 4,2 km2.
5. Kecamatan Genteng
Kecamatan ke lima yang memiliki jumlah penduduk paling sepi adalah Kecamatan Genteng, dengan total penduduk sebanyak 58.601 jiwa.
Seperti Jambangan, Kecamatan Genteng juga memiliki wilayah paling kecil nomor tiga dengan total wilayah hanya seluas 4,1 km2.
Demikian data persebaran penduduk di Surabaya. Dengan demikian dapat diketahui wilayah terpadat dan tersepi di Kota Pahlawan.
(bel/mag/nug/jay)
Editor : Jay Wijayanto