Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Wali Kota Eri Ingin Jadikan Pasar Daging Arimbi Sebagai Pusat Pasar Daging di Surabaya

Dimas Mahendra • Senin, 5 Agustus 2024 | 18:54 WIB
KOMUNIKASI: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berbincang dengan para pedagang daging sapi di Pasar Daging Arimbi, Jalan Arimbi, Surabaya, Senin (5/8). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
KOMUNIKASI: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berbincang dengan para pedagang daging sapi di Pasar Daging Arimbi, Jalan Arimbi, Surabaya, Senin (5/8). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Pasar daging di Jalan Arimbi RW 01 digadang-gadang menjadi pusat pasar daging di Surabaya.

Pasar daging di Jalan Arimbi itu diharapkan bisa menjadi salah satu ikon Kota Pahlawan.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat melakukan peninjauan di pasar daging tersebut, Senin (5/8).

Eri mengaku sangat berterima kasih pada seluruh elemen yang terlibat di sana.

Sebab, dengan kekompakan dan keguyuban pedagang serta elemen masyarakat di sana, tidak ada lagi pedagang daging yang berjualan di tepi jalan. Semuanya terakomodir di pasar tersebut.

"Saya ingin Arimbi ini menjadi pusat pasar daging di Surabaya. Dengan bantuan pak RW dan pedagang semua, pasar yang semula di luar, setelah kita diskusikan semuanya bisa masuk ke dalam," kata Eri usai meninjau Pasar Daging Arimbi tersebut.

Dia menambahkan, pemerintah kota ingin suasana dan akses masuk di pasar ini dirubah untuk dipercantik lagi.

Mulai dari kondisi jalan hingga salurannya akan diperbaiki.

Tujuannya adalah agar akses masuk ke pasar tersebut bisa lebih elok dipandang dan terkesan bagus.

"Nanti kita tata salurannya, jalannya, kita siapkan semua. Sehingga semua orang tahu di mana ada pasar daging di Surabaya ya di Arimbi," ucapnya.

Pasar ini menurut Eri menyimpan sejarahnya tersendiri untuk Kota Pahlawan.

Dia tidak ingin, pasar ini habis masanya. Oleh karena itu dia akan memperbaiki sarana penunjang di sana.

Apalagi, animo para pedagang juga positif di sana lantaran pendapatan mereka ketika dipindah ke area dalam pasar juga meningkat.

"Malah di sinibbisa jual sampai malam karena sudah ada tempat yang tersedia. Sehingga pendapat mereka terus naik. Semoga pasar ini bisa terus jaya. Sebab, pasar ini pasar yang bersejarah. Karena itu saya tidak ingin merubah pasar ini. Maka pasar daging ini harus tetap ada sebagai ciri khasnya surabaya," tuturnya.

Lebih jauh terkait rencana dipindahnya Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya, Eri menegaskan agar pedagang tidak perlu kahwatir.

Di area tersebut nantinya tetap akan ada area untuk pemotongan hewan guna mencukupi kebutuhan pedagang di sana.

"Jadi kita siapkan tempat kecil untuk pemotongannya untuk daging yang sehari-hari. Buka penyembelihan besar seperti idul adha. Kalau itu harus ada tempat baru. Tapi kalau untuk pasar daging di sini. Kita masih diskusikan tempatnya di mana," pungkasnya. (dim/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Kota Surabaya #pusat pasar daging di surabaya #kota pahlawan #wali kota surabaya #pemkot surabaya #Eri Cahyadi #pasar daging arimbi