RADAR SURABAYA - Pengembangan olahraga di Jawa Timur banyak berasal dari olahraga masyarakat, di samping olahraga pendidikan dan olahraga prestasi.
Akan tetapi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dinilai masih belum optimal memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas fisik dan amputasian yang tergabung dalam induk organisasi Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI).
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Komisi E DPRD Jawa Timur, Suwandy Firdaus, kemarin.
Menurutnya, dalam rangka mendukung pelaksanaan kejuaraan sepakbola bagi penyandang disabilitas fisik dan amputasian di Jawa Timur, Komisi E merekomendasikan untuk memberikaan bantuan anggaran sebesar Rp150 juta melalui dana hibah pada Dispora dalam P-APBD Tahun Anggaran 2024.
Kemudian lanjut Suwandy, dalam rangka mendukung PON XXI 2024 akan diselenggarakan pada 8-20 September 2024 di Aceh-Sumatera Utara, KONI Jawa Timur telah mendapatkan dana hibah Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp250.000.000.000.
Namun masih terdapat kekurangan anggaran sebesar Rp5,5 Miliar untuk honor atlet bulan September 2024.
"Dalam rangka mendukung secara penuh kesuksesan Provinsi Jawa Timur dalam PON XXI, Komisi E merekomendasikan untuk memberikan tambahan anggaran sebesar Rp5,5 Miliar dalam P-APBD Tahun Anggaran 2024," pungkasnya. (mus/jay)