RADAR SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Surabaya menggelar rapat paripurna, Kamis (1/8).
Rapat paripurna yang dihadiri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi itu digelar di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kota Surabaya, Jalan Yos Sudarso.
Agenda rapat paripurna adalah tanggapan dan jawaban atas pandangan umum (PU) fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggarapn Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan, setelah tanggapan dan jawaban, maka tahapan selanjutnya akan dilakukan pembahasan oleh masing-masing komisi DPRD untuk segera disahkan.
"Jadi ini tanggapan dari pertanyaan dari fraksi, untuk segera ditindaklanjuti ke komisi masing-masing," kata Eri usai mengikuti sidang paripurna.
Ia menjelaskan, APBD 2025 diprioritaskan untuk kesehatan, penyelesaian banjir hingga pengentasan kemiskinan.
Hal ini terlihat dari anggaran gedung dan bangunan yang naik 33,71 persen dan anggaran jalan, jaringan dan irigasi naik sebesar 16,74 persen.
Mantan Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya itu juga sudah menyiapkan skema-skema yang akan dijalankan untuk prioritas APBD 2025.
Terkait prioritas penyelesaian banjir, Eri akan melanjutkan pekerjaan saluran diversi Wiyung yang akan terintegrasi sampai ke Gresik. Saluran tersebut akan ditargetkan selesai 2026.
"Jadi terkait jalan itu, yang dari Wiyung sampai Gresik gorong mari (belum selesai). Lalu, di Gunungsari dan depan Pondok Benowo Indah juga harus diselesaikan karena itu targetnya selesai 2026 nanti. Semua saluran itu akan terintegrasi," jelas lulusan ITS itu.
Editor : Nofilawati Anisa