RADAR SURABAYA - Kasus penganiayaan adik yang berujung meninggalnya sang kakak kandung masih dalam proses penyelidikan polisi. Sandra, 30, warga Jalan Darmo Indah Selatan Blok GG, Surabaya, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya.
Terduga pelaku merupakan adik kandung sendiri berinisial P, 26. Diduga keduanya terlibat cekcok berujung pada pertengkaran. Hingga sang adik diduga menganiaya kakaknya hingga meninggal dunia.
Polisi sempat terkecoh karena saat ditemukan ada kabel yang melilit leher korban. Ternyata bukan bunuh diri, melainkan diduga pelaku melibatkan kabel tersebut usai sang kakak meninggal.
Plt Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Teguh Setiawan mengungkapkan, saat olah TKP awal polisi sempat mengira korban bunuh diri. Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya ternyata Sandra menjadi korban pembunuhan.
Penyelidikan pelaku pembunuhan akhirnya mengarah ke adiknya. Terduga pelaku P saat ini menjalani proses penyidikan. Mengenai motifnya, pihak kepolisian masih menyelidiki lagi.
"Kami masih menunggu hasil otopsi resmi dari pihak rumah sakit. Kami amankan barang bukti tali, pisau, dan baju korban untuk proses penyelidikan," terangnya.
Warga Darmo Indah Selatan, Surabaya, sempat geger setelah warga dan sekuriti menemukan perempuan meninggal dunia di dalam rumahnya. Korban ditemukan tertelungkup di ruang belakang rumah. Diduga pelaku pembunuhan merupakan adik korban berinsiial P.
Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Polsek Tandes masih menyelidiki kasus penganiayaan yang melibatkan kakak berada ini. Lokasi kejadian pembunuhan kakak adik ini masih di pasang garis polisi. (gun)
Editor : Lambertus Hurek