RADAR SURABAYA - Polisi menyebut kecelakaan mobil Isuzu Panther menabrak tiga motor di Jalan Ngagel, Wonokromo Surabaya diduga karena sopir mengantuk.
"Ngantuk (pengemudi) sepuh," ujar Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya Iptu Suryadi, Kamis (25/7).
Mobil Panther nopol L 1802 MA yang disopiri TI, 50, warga Jalan Dharmawangsa, menabrak tiga pengendara motor di Jalan Ngagel depan bangunan Nomor 77-A,Surabaya Rabu (24/7) sekitar pukul 14.10.
Akibat kejadian ini, pengendara motor Honda Vario nopol W 4418 NCJ DOV, 36, warga Jalan Brigjen Katamso Waru mengalami luka di kaki. Pengendara motor Suzuki Satria Fu nopol L 6154 SO HJ, 43, warga Desa Jatikalang Kriang mengalami luka wajah dan bibir.
Adapun pengemudi dan penumpang mobil BH, 56, warga Jombang mengalami luka di wajah. Tak ada korban jiwa.
Saksi mata Yorgen Dwi, 30, mengatakan kecelakaan bermula saat mobil Panther melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Ngagel Surabaya dengan kecepatan tinggi.
Kemudian obil tiba-tiba oleng ke kanan atau masuk jalur lawan. Mobil menabrak pengendara motor Honda Vario nopol W 4418 NCJ yang melaju dari utara ke selatan.
Akibatnya pengendara motor terjatuh mengalami luka di kaki. Selain itu mobil menabrak motor Yamaha Jupiter nopol L 6983 BAF, dan Suzuki Satria nopol L 6154 SO.
Setelah menabrak motor, mobil menabrak pengendara motor Suzuki Satria yang melaju dari arah utara ke selatan. Mobil baru berhenti setelah menabrak tembok pembatas warung sate.
"Pengendara Vario wanita di depan saya luka di kaki. Untuk pengendara Satria tidak sadarkan diri luka di kepala. Sopir mobil luka di muka dan penumpang juga luka di muka," sebutnya. (rus)
Editor : Lambertus Hurek