Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Rini Indriyani Ajak Perempuan Surabaya Berdaya

Dimas Mahendra • Selasa, 23 Juli 2024 | 03:27 WIB
MELEK DIGITAL: Ketua Umum GOW Surabaya Rini Indriyani bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam Gelaran Gebyar Wirausaha Perempuan di Alun-alun Surabaya, Senin (22/7).
MELEK DIGITAL: Ketua Umum GOW Surabaya Rini Indriyani bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam Gelaran Gebyar Wirausaha Perempuan di Alun-alun Surabaya, Senin (22/7).

KEMBANG JEPUN - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya menggelar Gebyar Wirausaha Perempuan.

Gelaran ini berlangsung mulai tanggal 22 Juli hingga 23 Juli 2024 di kompleks  Surabaya.

Gelaran ini merupakan rangkaian Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-77 Tahun 2024.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum GOW Kota Surabaya, Rini Indriyani mengatakan, GOW Kota Surabaya berkomitmen untuk memberdayakan perempuan agar menjadi wirausahawan yang sukses dan berdaya saing di era digital.

"Gebyar wirausaha ini mengangkat tema Perempuan Berdaya di Era Digital. Karena zaman sekarang, mau tidak mau, bisa tidak bisa, suka tidak suka itu kita harus belajar digital, kita harus melek digital," kata Bunda Rini dalam sambutannya.

Menurutnya, saat ini digitalisasi tidak hanya berpengaruh terhadap perekonomian, tetapi juga pola asuh anak.

Karena itu, Bunda Rini menekankan pentingnya setiap orang tua juga harus lebih cerdas daripada anak-anak mereka.

"Karena putra-putri sekarang dia bisa buka website apa saja, bisa buka situs apa saja, bisa buka media sosial apa saja. Nah, kalau kita tidak cerdik, kita tidak tahu, kita tidak belajar, maka kita tidak bisa mengawasi anak-anak-kita dengan perkembangan yang luar biasa," ujarnya.

Apalagi, dia menambahkan, saat ini konten-konten media sosial dan website yang diakses anak-anak belum tentu baik bagi mereka.

Sebab, ada yang mungkin konten di media sosial belum waktunya atau memang tidak seharusnya diakses oleh anak-anak.

"Nah kalau kita tidak tahu, kalau kita ketinggalan zaman, kita tidak pernah belajar untuk bisa mengetahui, minimal kita tahu yang sekarang digandrungi sama anak-anak itu apa. Sehingga kita harus melek semuanya dengan digital ini," tuturnya.

Maka dari itu, Rini melanjutkan, Gebyar Wirausaha Perempuan ini bukan hanya sekedar acara.

Melainkan sebuah langkah awal untuk membuka gerbang peluang bagi perempuan dalam meraih kesuksesan di era digital.

"Acara ini juga diharapkan dapat menjadi katalisator bagi terciptanya wirausahawan perempuan yang tangguh, inovatif, dan inspiratif, yang mampu membawa perubahan positif bagi Kota Surabaya dan bangsa Indonesia," tambahnya.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya ini juga menjelaskan bahwa banyak rangkaian acara dalam Gebyar Wirausaha Perempuan.

Selain terkait dengan ekonomi, ada pula di antaranya kegiatan seminar bertajuk digitalisasi.

"Jadi banyak sekali acara yang kami adakan selama dua hari. Itu bukan hanya dari ekonomi saja, tetapi ada seminar digital marketing," imbuhnya.

Lebih jauh, Rini berharap, Gebyar Wirausaha Perempuan yang diselenggarakan ini bisa bermanfaat secara maksimal tidak hanya bagi GOW tetapi juga untuk masyarakat.

Terutama dalam mendongkrak ekonomi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) makanan, minuman dan handicraft.

"Semoga ke depan GOW bisa bertambah jaya dan tentunya bisa memberikan kontribusi yang luar biasa, khususnya untuk masyarakat Surabaya," harapnya.

Di waktu yang sama, Wali Kota Eri Cahyadi mengaku bangga dengan sinergitas GOW bersama berbagai pihak dalam memberdayakan perempuan di Kota  Surabaya. Karena baginya, Kota Surabaya ini dibangun dengan kebersamaan dan bukan oleh satu atau dua orang.

"Semoga dengan acara Gebyar Wirausaha Perempuan ini, maka kita gerakkan Kota Surabaya, satukan tekad Surabaya hebat, dengan wanita-wanita kuat dan hebat dari Surabaya," kata Eri.

Eri meyakini ketika seluruh perempuan di Surabaya bersatu, maka akan timbul kekuatan yang besar. Nah, dengan kekuatan yang besar itu diharapkannya bisa mengangkat nama Surabaya hingga ke kancah internasional. "Karena mulai hari ini, Surabaya bukan nasional lagi, tapi Surabaya harus go Internasional," ujarnya.

Apalagi, hal ini telah dibuktikan dengan penunjukkan Kota Surabaya sebagai tuan rumah berbagai penyelenggaraan event skala Internasional. Seperti di antaranya, Piala Dunia U-17 yang digelar pada November 2023, dan yang kini berlangsung adalah Piala AFF U-19.

Maka dari itu, Wali Kota Eri mengajak semua pihak, terutama GOW untuk terus menjaga Surabaya sebagai kota yang ramah, toleransi dan terbuka untuk siapapun. "Saya yakin Surabaya akan menjadi kota yang go internasional, jauh lebih hebat dari yang sekarang," pungkasnya. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Gebyar Wirausaha Perempuan #Gabungan Organisasi Wanita #wirausahawan #Rini Indriyani #balai pemuda