RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera mengerjakan saluran U-Ditch di ruas Jalan Mulyosari sisi timur. Proses pengerukan untuk jalur pemasangan saluran dimulai akhir pekan ini.
Menyikapi hal itu, PDAM Surabaya telah menyiapkan sejumlah antisipasi untuk menyalurkan air pada pelanggan di Mulyosari dan sekitarnya. Antisipasi ini sebagai langkah preventif. Jika nanti dalam pengerjaannya ada pipa yang bocor.
"Iya, mulai nanti malam kemungkinan aliran air ke warga di sekitar sana akan mengecil. Mungkin juga sampai tidak keluar. Itu jika memang terpaksa harus kita matikan alirannya," kata Humas PDAM Surabaya Kharis, Jumat (19/7).
Dia menyebut sejumlah wilayah yang akan terdampak kecilnya arus air atau bahkan sampai tidak keluar itu adalah Mulyosari, Sutorejo, Kalisari, Bhaskara, dan sekitarnya. Pembangunan U-Ditch itu diperkirakan memakan waktu kurang lebih selama satu bulan.
"Tapi untuk aliran air tidak selama satu bulan off. Kemungkinan ada pengecilan aliran air secara bertahap hanya pada saat-saat tertentu saja jika memang dibutuhkan. Kalau tidak, maka tetap lancar-lancar tetap kita alirkan," ucapnya.
PDAM Surabaya, menurut Kharis, juga sudah menyiapkan sejumlah langkah jika memang ada kebocoran imbas dari pengerjaan saluran itu. Pertama, jika memang ada kebocoran atau terpaksa mematikan air, pihaknya akan mencarikan jalur pipa lain agar aliran air bersih bisa tetap masuk ke warga sekitar.
Salah satu titiknya, menurut dia, kawasan Mulyosari ini ada aliran pipa lain yang bisa jadi opsi seperti di wilayah Sutorejo. "Cuma pada prinsipnya, ketika ada permasalahan akan segera kita tuntaskan saat itu juga. Semisal, setiap pagi ada masalah tingkat kesulitannya ringan, itu bisa selesai segera," ujarnya.
Lebih jauh, Kharis juga memastikan kalau gangguan distribusi air ini tidak akan terjadi selama satu bulan penuh. Selain itu, warga diminta tidak khawatir jika dalam proses pengerjaan saluran itu akan ada gangguan air mengecil alirannya. Sebab, PDAM siap memasok kebutuhan air bersih bagi warga terdampak.
"Jadi, jangan khawatir satu bulan nonstop mati. Kalau dimodel grafik, kemungkinan air mengecil tidak akan pdsignifikan,” katanya.
Ada beberapa langkah antisipasi yang dilakukan PDAM Surya Sembada. Di antaranya, mencarikan aliran pipa dari wilayah lain, memasok air bersih dengan tangki kepada pelanggan yang terdampak. “Jika ada warga yang terdampak dan butuh pasokan air gratis, bisa menghubungi call center kami," pungkasnya. (dim)
Editor : Lambertus Hurek