Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Adu Banteng Dua Motor di FR A Yani Surabaya, Satu Pengendara Meninggal, Lawan Arus dan Tak Gunakan Helm

Guntur Irianto • Senin, 15 Juli 2024 | 17:12 WIB
Satlantas Polrestabes Surabaya saat melakukan penyelidikan kecelakaan adu banteng di frontage Ahmad Yani, Surabaya. Satu korban pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi. (IST)
Satlantas Polrestabes Surabaya saat melakukan penyelidikan kecelakaan adu banteng di frontage Ahmad Yani, Surabaya. Satu korban pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi. (IST)

 

SURABAYA - Kecelakaan terjadi salah satunya karena melanggar tata tertib berlalu lintas. Ini pula yang menjadi penyebab adu banteng dua sepeda motor di frontage Ahmad Yani, Surabaya, Sabtu (13/7) malam.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Mio dan Hondra Supra hingga menyebabkan Didik Hermanto, 46, warga Jalan Kebonsari Tengah, Surabaya meninggal dunia di lokasi. Korban diketahui melawan arus dan tidak mengenakan helm.

Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi W 5702 NDP ini melawan arus di seberang restoran. Sementara pengendara Honda Supra nomor polisi L 6377 AV, Efraim Pramuji, 30, dari arah Sidoarjo ke Surabaya.

Hingga keduanya terlibat adu banteng di frontage road Ahmad Yani, Surabaya. "Pengendara Yamaha Mio mengalami luka parah di bagian kepalanya," ungkap Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman, Senin (15/7).

Arif mengungkapkan, hasil penyelidikan, kejadian tersebut bermula ketika Didik pengendara sepeda motor Yamaha Mio melawan arus. Ia melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Frontage Ahmad Yani, Surabaya.

Sesampainya di lokasi, melaju kendaraan yang dikendarai Eframi, warga Perumahan ITS, Surabaya, dari arah utara ke selatan.

Kecelakaan adu banteng tak bisa terhindarkan. Kedua kendaraan bertabrakan di lokasi, hingga akhirnya keduanya terjatuh. Didik mengalami luka parah di kepala karena tidak mengenakan helm saat kejadian.

Sementara lawannya mengalami luka di dagu dan sobek di pipi. "Pengendara Yamaha Mio meninggal dunia di lokasi kejadian," katanya.

Arif berharap pengendara baik sepeda motor maupun mobil tetap mematuhi peraturan saat berlalu lintas. Kecelakaan seperti yang terjadi di Jalan Frontage Ahmad Yani, Surabaya, bisa menjadi pembelajaran.

"Tertib berlalu lintas tidak hanya menyelamatkan kita tapi juga pengendara atau orang lain yang ada di jalan, " terangnya. (gun)

Editor : Lambertus Hurek
#motor tabrakan surabaya #kecelakaan motor surabaya tewas #laka lantas surabaya #laka FR Ahmad Yani