Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Siapkan Konsep Pasar Syariah di Kawasan Serambi Ampel

Dimas Mahendra • Minggu, 14 Juli 2024 | 01:35 WIB

 

KEBERSAMAAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran OPD Pemkot Surabaya menikmati makan siang di Serambil Ampel, Jumat (12/7). (SURABAYA.GO.ID)
KEBERSAMAAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran OPD Pemkot Surabaya menikmati makan siang di Serambil Ampel, Jumat (12/7). (SURABAYA.GO.ID)

RADAR SURABAYA – Kota Surabaya mempunyai kawasan-kawasan khusus yang sangat ikonik.

Kawasan-kawasan ikonik ini tersebar di seluruh wilayah, baik di Surabaya Timur, Barat, Selatan, Pusat maupun Utara.

Di Utara, wilayah yang ikonik di antaranya adalah kawasan Serambi Ampel yang berada di Jalan Pengirian, Kecamatan Semampir.

Oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Kawasan Serambi Ampel akan dijadikan pusat perdagangan berbasis islam atau pasar syariah.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengelar acara makan siang bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya, Jumat (12/7).

Wali Kota Eri mengatakan, menjadikan Serambi Ampel sebagai pasar syariah adalah upaya penataan kawasan religi Ampel, serta saran dari para pedagang yang ada di wilayah terkait.

"Di sini (Serambi Ampel) insyaallah setelah ada masukan dari warga akan dijadikan pasar syariah. Kita akan tata kembali," ujar Wali Kota Eri.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya itu menjelaskan, saat ini Pemkot Surabaya sedang merumuskan penataan lanjutan untuk Serambi Ampel, sembari menunggu pemindahan Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian.

Setelah RPH dipindahkan seluruhnya, Pemkot Surabaya akan memperluas kawasan Serambi Ampel dan menjadikannya pasar syariah.

"Kalau ini (RPH Pegirian) sudah dipindahkan akan dibuat full untuk para pedagang, sehingga pedagang akan kita tata kembali agar lebih rapi dan menjadi terpusat," ungkapnya.

Menurut Wali Kota Eri, RPH Pegirian akan dipindahkan seluruhnya pada bulan September nanti.

Oleh karena itu, pada bulan Oktober akan dilakukan perluasan kawasan Serambi Ampel dan penataan lanjutan.

"Sambil menunggu RPH pindah kita akan penataan. September RPH pindah lalu di bulan Oktobernya kita perluas kawasan Serambi Ampel dan tata kembali," ujarnya.

Selain Serambi Ampel, Wali Kota Eri juga akan melakukan penataan lanjutan di kawasan Kalimas Timur.

Sebelumnya, pedagang-pedagang di kawasan wisata religi Ampel direlokasi di dua tempat, yakni Serambi Ampel dan Kalimas Timur.

"Kita sudah diskusi dengan teman-teman yang ada di Kalimas Timur. Di sana akan kita buatkan tenda pinggir sungai dan akan dilengkapi dengan tempat mainan anak," imbuhnya.

Selain itu, tambah Wali Kota Eri, Pemkot Surabaya juga meminta agar kendaraan besar seperti truk memiliki jam operasional untuk melintas di kawasan Kalimas Timur.

"Kedepannya truk-truk yang boleh masuk hanya diatas jam 10, sehingga di Kalimas Timur bisa nyaman untuk tempat makan pengunjung," pungkas Wali Kota Eri. (dim/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Serambi Ampel #pasar syariah #surabaya utara #wali kota surabaya #pegirian #rumah potong hewan #Eri Cahyadi #RPH Pegirian