SURABAYA - Sifat iri bisa membuat seseorang menjadi nekat. Ini yang dilakukan tersangka berinsial R, 62, warga Jalan Tenggumung Karya Lor, Surabaya.
Akibat cemburu sosial, pria ini nekat membacok tetangganya sendiri. Tersangka membacok korban dengan sebelah parang hingga korban mengalami luka di tangan kirinya.
Beruntung, kakak korban datang dan melerai sehingga bisa membawa korban ke rumah sakit untuk segera mendapat perawatan.
Tersangka menyabetkan parang karena cemburu dengan korban yang dianggap lebih baik secara sosial ketimbang tersangka.
Korban yang masih tetangga tersangka ini mengalami luka di bagian jari tangan sebelah kiri akibat menangis sabetan senjata tajam (sajam) korban ini. "Kakak korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semampir," kata Kapolsek Semampir Kompol Eko Adi Wibowo, Senin (8/7).
Kejadian tersebut bermula saat korban sedang jalan kaki menuju warung untuk membeli.rokok. Saat itu, ada tersangka yang tiba-tiba datang menghadang korban.
Tersangka kemudian menantang korban untuk berkelahi dengan dua. Tanpa aba-aba, tiba-tiba tersangka menyabetkan parang ke arah korban. "Tersangka ini diduga sudah mempersiapkan parang tersebut sebelumnya," katanya.
Tersangka langsung mengayunkan parang yang dibawanya ke arah korban. Korban mencoba menangkis sehingga sajam tersebut mengenai tangan kirinya. Alhasil, tangan korban berdarah di antara jari tengah dan telunjuk. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit dan kejadian ini dilaporkan ke Polsek Semampir.
Eko mengungkapkan, tersangka sempat kabur usai kejadian. Polisi menyelidiki keberadaan tersangka lalu menangkapnya di Jalan Wonokusumo, Surabaya. Polisi juga menyita sebelah parang yang digunakan menganiaya korban yang masih tetangganya ini.
"Tersangka cemburu karena secara kehidupan sosial, korban lebih baik darinya," terangnya. (gun)
Editor : Lambertus Hurek