SURABAYA - Pengesahan warga baru perguruan pencak silat PSHT yang diselenggarakan di Surabaya dijaga ketat anggota Polri dan TNI, Minggu (7/7) malam.
Simpang empat Jalan Semolowaru ditutup sementara selama kegiatan berlangsung.
Hal ini juga dilakukan di kawasan Medokan Sawah Timur, Surabaya.
Tampak kendaraan taktis (rantis) baracuda dan anoa disiagakan di lokasi.
Polrestabes Surabaya bersama personel gabungan tampak menutup Jalan Semolowaru, Surabaya.
Pengesahan warga baru perguruan pencak silat ini dijaga ketat dan dilakukan penyekatan. Bahkan di sisi Jalan Semolowaru arah Nginden disiagakan kendaraan Anoa milik TNI.
Sementara untuk kendaraan rantis Baracuda disiagakan di samping Terminal Bratang untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pelaksanaan acara.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi mengungkapkan, pengesahan warga baru perguruan pencak silat ini akan dijaga ketat kepolisian terutama di sekitar lokasi yang diamankan.
Polrestabes Surabaya menyiagakan 692 personel gabungan di sekitar Jalan Semolowaru dan sebanyak 178 personel di gedung indoor di Jalan Medokan Sawah Timur Surabaya. "Termasuk rantis Anoa dan Baracuda," tuturnya. (gun/jay)
Editor : Jay Wijayanto