RADAR SURABAYA - Satpol PP Surabaya lakukan pengetatan pengawasan untuk area Wisata Kota Lama.
Khususnya pengetatan pengawasan itu dilakukan di area Taman Sejarah Zona Eropa.
Pengawasan ini dilakukan usai beberapa kali sarana prasarana di sana hilang, dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Kepala Satpol PP Surabaya M Fikser menyampaikan, sejumlah upaya sudah dilakukan untuk mengatasi masalah ini.
Saat ini, di sana juga sudah ada dua pos yang difungsikan untuk melakukan pengawasan.
Pos-pos itu tersebar, ada yang di area taman, dan ada pula yang di belakang taman juga.
"Terus kita juga ada CCTV yang tersebar di area kawasan tersebut untuk mengawasi seluruh area di sana," kata Fikser saat dikonfirmasi, Kamis (4/7).
Dia mengungkapkan, CCTV itu terkoneksi ke area Command Center dan ruang kontrol di pos kawasan tersebut.
Selain itu, petugas juga disiagakan untuk melakukan pengawasan di sana.
Petugas-petugas itu akan full mengawasi secara bergantian saban harinya.
"Untuk jam-jam rawan, itu ada patroli keliling dengan menggunakan sepeda dan menggunakan mobil juga," ucapnya.
Fikser menambahkan, akan ada juga personel berpakaian preman yang bertugas untuk pengamanan tertutup di sana.
Tujuannya adalah untuk meminimalisir kejadian pencurian yang tidak diharapkan di sana.
Sebab, beberapa kali di sana sudah terjadi praktik pencurian yang merugikan pemerintah.
Barang yang dicuri itu adalah pagar besi yang ada di pinggir jalan.
"Kalau kabel belum ada. Yang sampai hilang itu pagar besi. Selain itu, kursi taman yang sudah sampai pindah lokasi. Beruntungnya ada laporan dari warga sehingga berhasil kami temukan dan kami kembalikan lagi untuk dipasang lagi," ungkapnya.
Hal ini tentu sangat disayangkan sekali. Sebab, pemerintah menurut dia membuat wisata kota lama ini adalah agar dimanfaatkan warganya berlibur dan lain sebagainya.
Oleh karena itu, dia mengajak pada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga sarana prasarana yang sudah disiapkan pemerintah di lokasi wisata heritage itu.
"Semua area Kota Lama itu sudah terpantau CCTV ya. Sarprasnya semua menyebar di sana. Jadi ayo kita bersama-sama kita jaga sarpras ini untuk kota kita ini. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi aksi pencurian semacam ini," pungkas Fokser. (dim/opi)
Editor : Nofilawati Anisa