Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Karangan Bunga Berjajar di FK Unair, Bentuk Dukungan kepada Prof Bus yang Dicopot dari Jabatan Dekan karena Tolak Dokter Asing

Rahmat Sudrajat • Kamis, 4 Juli 2024 | 23:09 WIB
DUKUNGAN: Puluhan karangan bunga sebagai bentuk dukungan kepada Dekan FK Unair Prof Budi Santoso akibat menentang kebijakan dokter asing yang akan didatangkan oleh Kemenkes. (RAHMAT/RADAR SURABAYA)
DUKUNGAN: Puluhan karangan bunga sebagai bentuk dukungan kepada Dekan FK Unair Prof Budi Santoso akibat menentang kebijakan dokter asing yang akan didatangkan oleh Kemenkes. (RAHMAT/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Puluhan karangan bunga dari berbagai civitas akademika terlihat berjejer di halaman Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Kampus A, Kamis (4/7).

Hal ini terkait pencopotan Dekan FK Prof Dr Budi Santoso oleh Rektor Unair per 3 Juli 2024.

Tak hanya itu, seluruh civitas akademik FK Unair juga melakukan aksi damai Ksatria Airlangga atau alumni Unair atas pencopotan Prof Budi Santoso di halaman kampus, di Jl Prof. DR. Moestopo Surabaya.

Pencopotan Prof Budi diduga akibat penolakannya terhadap dokter asing yang akan didatangkan ke Indonesia.

Karangan bunga ini sebagai wujud telah matinya demokrasi di Indonesia, atas kebebasan berpendapat.

Berharap FK Unair bisa dimimpin kembali oleh Dekan yang akrab disapa Prof Bus, karena selama ini dedikasinya sangat tinggi dalam membesarkan fakultas.

"Saya kira kebebasan berbicara akademis dibatasi. Kita semua menuntut keadilan dan menentang kepada pemegang kekuasaan yang telah melakukan segala cara untuk mencopot Prof Bus, Dekan FK Unair," tutur Alumni FK Unair tahun 1994, dr. Adyan Dnasti, Kamis (4/7).

Menurutnya, Prof Bus sangat berani dalam bersuara menyampaikan pendapatnya.

Nnamun pihak penguasa justru melakukan pemberangusan terhadap Prof Bus.

"Saya rasa Prof Bus orangnya sangat berani bersuara," ujarnya.

Kamis siang mereka juga menggelar aksi damai bersama mahasiswa, dosen, guru besar serta mantan Rektor juga hadir dalam aksi tersebut. (rmt/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#prof budi santoso #dokter asing #fakultas kedokteran #kementerian kesehatan #Prof BUS #civitas akademika #kemenkes #universitas airlangga