RADAR SURABAYA - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi untuk jenjang SMPN sudah dibuka sejak Senin (1/7).
Pendaftaran ini akan dibuka sampai besok, Rabu (3/7) tengah malam.
Belasan ribu peserta diketahui sudah mendaftar melalui jalur ini.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Putri Aisyah Mahanani mengungkapkan, hingga Selasa (2/7), pendaftar jalur zonasi ini sudah mencapai angka 16 ribu lebih.
Meski diserbu belasan ribu pendaftar itu, Putri mengaku situs pendaftaran PPDB SMPN ini tidak terganggu sama sekali.
"Server kami tetap stabil. Total pendaftar hingga sore ini ada 16.771 Calos Peserta Didik Baru (CPDB) ya jalur zonasi ini," kata Putri, Selasa (2/7).
Putri menjelaskan, pada tahapan ini, zonasi satu, dua dan PPDB SMP swasta digelar bebarengan.
Para CPDB menurut Putri bisa mendaftar sekaligus untuk jalur zonasi satu dan dua.
Tujuannya adalah untuk membuka kesempatan selebar-lebarnya para CPDB agar bisa bersekolah di sekolah negeri keinginannya.
"Ini juga ada tambahan persentase untuk zonasi ini dari kuota jalur perpindahan tugas karena tidak semuanya terpakai. Ada sekitar 50 persenan kuota dari jalur perpindahan tugas ini kita taruh di zonasi. Tujuannya agar dapat mengakomodir kebutuhan CPDB semaksimal mungkin," ucapnya.
Terkait apakah akan ada penambahan rombel bila pagu tidak mencukupi, Putri menyampaikan kalau hal tersebut tidak akan dilakukan.
Jika CPDB gagal dari jalur zonasi, mereka masih bisa memanfaatkan pendaftaran PPDB SMP swasta.
Warga yang termasuk kategori keluarga miskin (gamis) pun tidak perlu khawatir mengenai statusnya.
"Tetap akan dapat intervensi dari pemerintah bagi yang gamis. Jadi statusnya melekat meskipun daftar di SMP swasta," ujarnya.
Lebih jauh, hingga saat ini Putri mengaku kalau keluhan yang dihadapi para pendaftar masih berkutat pada tahapan perankingan jarak.
Banyak di antara mereka menurut Putri mengaku pada tahun sebelumnya prediksi mereka akan diterima jika mendaftar lewat jalur zonasi.
"Tapi kan jumlah pendaftar dan lulusan kitakan berbeda tiap tahunnya. Jadi kemungkinan kenapa tidak lolos karena ada yang lebih dekat. Tapi, warga tidak perlu khawatir utamanya yang gamis. Nanti ketika zonasi ditutup atau sudah selesai, PPDB sekolah swasta ini tetap buka. Jadi bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin," pungkasnya. (dim/opi)
Editor : Nofilawati Anisa