RADAR SURABAYA – Kota Surabaya untuk pertama kalinya bakal segera memiliki Rumah Potong Unggas (RPU).
Pembangunannya diperkirakan akan berlangsung dalam waktu dekat.
Sebab, saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah merampungkan proses lelang pembangunan unit RPU itu.
Kepala Bidang (Kabid) Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya Iman Krestian Mahardono mengatakan, saat ini proses realisasi dari pembangunan RPU ialah mempersiapkan kontrak kerja dengan pemenang lelang.
"Iya untuk proses lelangnya sudah selesai. Sekarang ini sedang persiapan untuk kontrak pekerjaannya," kata Iman pada Radar Surabaya, Minggu (30/6).
Iman menjelaskan, proyek pembangunan RPU ini dianggarkan dengan nilai Rp 5,9 miliar.
Dia mengungkapkan, lokasinya ada di daerah Lakarsantri, Surabaya Barat.
Tepatnya di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Jeruk, Lakarsantri.
RPU ini nantinya akan berdiri dalam area satu komplek dengan Tahura Jeruk tersebut.
"Kita ini bangun dari awal. Luasannya untuk area yang sudah dipersiapkan sekitar kurang lebih 600 meter persegi di sana. Kita target rampung nanti di bulan September," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Fajar Arifianto menambahkan, untuk persiapan dan teknis pembangunan RPU tersebut sepenuhnya dihandle oleh dinas.
Ketika proses pembangunannya sudah selesai, pihaknya nantinya baru akan bergerak sebagai pengelola.
"Nanti kalau sudah selesai dibangun dan siap dioperasionalkan, RPH masuk sebagai operator pengelola RPU pertama di Surabaya," ujarnya.
Fajar menyampaikan, pembangunan RPU ini bertujuan untuk memastikan semua hasil pemotongan unggas seperti ayam, bebek, dan sejenisnya, dapat dipotong secara syar'i dan tentunya untuk memenuhi ketentuan daging unggas yang aman, sehat, utuh, dan halal.
"Surabaya belum punya RPU, padahal penting sebagai tempat pemotongan yang memenuhi syarat kesehatan masyarakat veteriner, sekaligus untuk mengendalikan harga daging ayam," pungkas mantan jurnalis itu. (dim/opi)
Editor : Nofilawati Anisa