SURABAYA – Meski belum diluncurkan secara total, sore tadi, Kamis (27/6), Pemkot Surabaya melakukan soft launching Wisata Kota Lama.
Bertempat di Plaza Outdoor Gedung Internatio, Jalan Rajawali, Surabaya, sederetan acara mewarnai kegiatan tersebut.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga menandatangani prasasti revitalisasi kota lama.
Dalam soft launching Wisata Kota Lama, tampak hadir dalam acara itu Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, anggota DPRD Surabaya Budi Leksono, sejumlah kepala dinas serta tamu VIP.
Wali Kota Eri sempat berkeliling ke sejumlah spot wisata kota lama dengan menggunakan Jeep Willys.
Ribuan masyarakat memadati area Taman Sejarah, depan Gedung Internatio, Jalan Rajawali, Jalan Glatik, hingga eks Penjara Kalisosok untuk menyaksikan soft launching kota lama.
Cak Eri mengatakan, Surabaya punya perjalanan sejarah yang luar biasa.
Hal ini terlihat dari bangunan-bangunan heritage yang ada di Kota Pahlawan.
Semuanya ada di kawasan kota lama. Mulai dari Zona Eropa, Pecinan, hingga Arab.
"Dan, hari ini kita wujudkan. Alhamdulillah, ini bisa terwujud berkat peran serta masyarakat Surabaya yang luar biasa," kata Cak Eri.
Bentuk dukungan itu, menurut dia, salah satunya dukungan dari pemilik bangunan bersejarah untuk dijadikan destinasi wisata di kota lama.
Selain memamerkan gedung bersejarah, juga ada replika mobil AWS Mallaby, komandan pasukan sekutu pada peristiwa 10 November 1945.
"Ini sejarah di Jembatan Merah ini. Jenderal Mallaby tewas di tangan Arek-Arek Suroboyo. Di sini menunjukkan semangat arek-arek Suroboyo. Kota pahlawan ini adalah kotanya arek-arek Suroboyo," ucapnya.
Dia menambahkan, semua fasilitas telah disiapkan pemerintah untuk menunjang kebutuhan wisata kota lama.
Pengunjung yang ingin berkeliling kota lama bisa menggunakan sejumlah sarana seperti mobil jip, becak listrik, sepeda listrik, dan sepeda kuno.
"Tadi saya sudah mencoba berkeliling dengan Jeep Willys. Ada juga persewaan baju untuk dipakai berfoto," ujarnya.
Lebih jauh, Eri mengharapkan, ke depan masyarakat Kota Surabaya bersama-sama menjaga aset wisata heritage dan sejarah ini.
Kaum muda-mudi Surabaya juga diajak turut meramaikan area kota lama dengan kegiatan-kegiatan positif.
Pada bulan Juli nanti, pemkot akan menggelar lomba e-sport di Gedung Internatio.
Dia berharap komunitas-komunitas juga turut meramaikan kota lama.
Anak-anak muda bisa mengembangkan potensinya lewat berbagai macam kegiatan di area wisata itu.
"Kita tunjukkan pada semua kalau Surabaya masih mempertahankan jiwa-jiwa kepatriotan bangsa dan negaranya. Anak-anak Surabaya masih mempertahankan jiwa-jiwa yang luar biasa. Dan, ini harus kita tunjukkan," pungkasnya.
Dalam soft launching tersebut juga dihadirkan teatrikal perjuangan arek-arek Suroboyo melawan sekutu hingga mengakibatkan tewasnya AWS Mallaby dalam peristiwa November 1945 Surabaya.
Melalui gambaran sejarah tersebut diharapkan mengingatkan para generasi muda akan perjuangan pendahulu dan meniru semangatnya untuk memajukan Surabaya dan menjaga aset heritage kota ini. (dim/rek)
Editor : Nurista Purnamasari