SURABAYA - Setelah tutup selama empat bulan, Wisata Pecinan Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun, Surabaya, akhirnya buka lagi. Wisata kuliner di sepanjang Jalan Kembang Jepun hingga Jalan Bongkaran itu terlihat sangat meriah pada Minggu (23/6/2024) malam.
"Sekarang lebih meriah karena ada tempat wisata heritage baru di kota lama. Pengunjung yang jalan-jalan di kota lama mampir juga ke Kya-Kya Kembang Jepun," kata Siti salah satu pedagang.
Wisata Kya-Kya ditutup sementara sebelum bulan puasa pada awal Maret 2024 lalu. Ini terkait pengerjaan proyek infrastruktur gorong-gorong di Kembang Jepun, Kalimati, Karet, Rajawali, Bongkaran dan kawasan lain di Surabaya Utara. Proyek ini juga untuk menghidupkan kawasan wisata kota lama.
Karena itu, sekitar 40 pedagang di kawasan Kya-Kya terpaksa berjualan di tempat lain. Mereka bisa memahami upaya pemkot untuk memperbaiki kondisi kota lama agar terlihat lebih menarik.
"Pengunjung Kya-Kya sebelum bulan Maret lalu sangat sedikit. Apalagi hampir tiap hari turun hujan. Mudah-mudahan sekarang lebih ramai karena sudah gak hujan lagi," kata Siti.
Dia juga berharap wisata kuliner di Kya-Kya bisa dibuka setiap malam setelah kawasan wisata kota lama diresmikan pada 27 Juni 2024. Dengan demikian, pengunjung yang berada di Taman Sejarah, Jembatan Merah, Plaza Internatio dan sekitarnya bisa mampir menikmati aneka kuliner di Kembang Jepun.
Seperti diketahui, wisata kuliner Kya-Kya di Kembang Jepun dibuka tiga hari sepekan, yakni Jumat, Sabtu, dan Minggu malam. Beluk ada rencana buka saban malam seperti yang diinginkan sejumlah pedagang. (rek)
Editor : Lambertus Hurek