SURABAYA - Meing Thiowati, 44, warga Probolinggo yang tewas tertabrak kereta api Comuter Line di rel kawasan Jalan Ahmad Yani, Siwalankerto, Surabaya sempat mengirim pesan ke Radio Suara Surabaya pada Senin sore (17/6).
Informasi yang dihimpun, korban mengaku terkena penipuan online dan memberikan pesan kepada pihak radio untuk membuat konten edukasi antisipasi penipuan online.
Kapolsek Wonocolo Kompol M Soleh saat dikonfirmasi apakah korban nekat bunuh diri karena terkena penipuan online, menyebut hasil pemeriksaan belum ada.
"Pemeriksaan dari keluarga dan saksi-saksi dia baik-baik saja. Dia punya riwayat diabet. Hasil pemeriksaan tidak ada seperti itu," ujarnya, Selasa malam (18/6).
Kompol M Soleh mengatakan korban meninggal dunia setelah tertabrak kereta api comuter line relasi Indro Gresik-Sidoarjo nomor KA 535 yang melaju dari arah Surabaya ke Sidoarjo.
Saat akan ada kereta lewat, korban menidurkan diri di atas rel. "Sehingga korban terlindas kereta api dan terseret sekitar 30 meter," ujarnya.
Korban meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. "Dugaan awal bunuh diri sesuai keterangan masinis dan saksi sekuriti stasiun. Untuk motif masih belum diketahui," tegasnya. (rus)
Editor : Lambertus Hurek