RADAR SURABAYA - Hari Raya Idul Adha membawa berkah bagi pengepul kulit hewan kurban di Surabaya.
Seperti di kawasan Kali Rungkut Surabaya, Senin (17/6), dalam sehari pengepul yang ada di pinggir jalan itu mampu mendapatkan 12 ton kulit hewan kurban dengan omzet mencapai dua dgit alias puluhan juta.
Untuk kulit kambing dihargai Rp 15 ribu per lembar dengan kualitas baik dan kulit sapi dihargai Rp 6 ribu per kilogram.
Pengepul tersebut menerima kiriman kulit hewan kurban dari masjid maupun mushola yang menyembelih.
Tak sedikit warga yang menjual kulit hewan kurban dalam jumlah besar.
Seperti Yahya warga Rungkut Menanggal Lor, Surabaya itu yang membeli kulit hewan kurban dari masjid dan musala di sekitar tempat tinggalnya.
Dia bahkan mengumpulkan 2 ton kulit hewan kurban baik sapi dan kambing yang kemudian dijual ke pengepul yang sudah standby di pinggir jalan.
"Ya gak banyak sih untungnya, cuma seribu sampai Rp 5 ribu per kulit," tutur Yahya.
Hampir setiap tahun Yahya memanfaatkan momen Idul Adha ini untuk mencari kulit sapi hingga kambing.
"Setiap tahun ini mas, ya musiman. Lumayan dapatnya. Apalagi tahun ini juga penyembelihan meningkat," ungkapnya.
Sementara itu pengepul kulit hewan kurban, Abdul Kholik mengaku tahun ini pendapatannya mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun lalu.
Dalam sehari dia mendapatkan 12 ton kulit hewan kurban.
"Ya biasanya ada yang menghampiri saya di pinggir jalan ini. Lumayan juga tahun ini dapatnya. Ya ada kalau puluhan juta," jelas Kholik.
Kulit hewan kurban nantinya oleh pengepul akan diproses dan dikirim ke pengrajin untuk dijadikan makanan ringan ataupun jaket dan sepatu kulit.
"Biasanya nanti kalau sudah dibersihkan saya kirim ke produksi. Biasanya ada yang makanan dan untuk jaket dan sepatu," tuturnya.
Dia juga menerima kulit kambing dalam kondisi rusak atau robek yang dihargai Rp 5 ribu per lembar.
Sementara kulit sapi merah dihargai Rp 5 ribu per kilogram dan kulit sapi putih dihargai Rp 6 ribu per kilogram. (rmt/opi)
Editor : Nofilawati Anisa