SURABAYA-Seorang remaja menjadi korban penipuan dan penggelapan motor dengan modus pelaku menuduh menyerempet adiknya di Jalan Sikatan, Manukan Wetan, Tandes Surabayan, Rabu (12/6) sekitar pukul 12.00.
Korban MM, 14, seorang pelajar asal Jalan Candi Lontar, Sambikerep, Surabaya. Akibat aksi pelaku, motor Honda Beat nopol L 6127 DAM milik korban raib.
Kakak korban LT menjelaskan, awal kejadian bermula saat adiknya MM bersama dua temannya dipepet dua orang pelaku di Jalan Sikatan, Tandes, Rabu (12/6) sekitar pukul 12.00.
Pelaku menuduh korban baru saja menyerempet adiknya. Kemudian, pelaku mengajak korban dengan menaiki motornya ke arah gedung di Bibis Tandes.
Di lokasi tersebut, pelaku yang memegang kemudi kemudian menurunkan korban.
Setelah diturunkan, pelaku meninggalkan korban. Pelaku kembali ke arah Jalan Sikatan tempat dimana motor korban bersama temannya tadi diberhentikan.
"Adikku kembali ke sana (Jalan Sikatan), motor sudah tidak ada. Pas ditanya ke temannya adikku, kunci motor diminta pelaku dan pelaku membawa kabur motor," ucapnya, Jumat (14/6).
LT menjelaskan, pelaku berjumlah dua orang. Mereka menggunakan motor Yamaha Mio J. Satu orang berperawakan gemuk dan satu orang kurus. "Keterangan warga sekitar pelaku agak tua," terangnya.
Kasus tersebut oleh korban sudah dilaporkan ke Polsek Tandes, Surabaya.
"Kerugian Rp 18,85 juta. Motor beli cash," tegasnya.
Kanit Reskrim Polsek Tandes Iptu Edi Octavianus Mamoto saat dikonfirmasi membenarkan ada laporan kejadian tersebut. "Masih penyelidikan," singkatnya. (rus/jay)
Editor : Jay Wijayanto