SURABAYA - Kawasan wisata kota lama Surabaya kian menggeliat. Namun sejumlah pengunjung mengeluhkan keberadaan juru parkir liar di tempat wisata sejarah dan heritage itu.
Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Dishub Kota Surabaya, Jeane Mariane Taroreh mengungkapkan, total ada tujuh jukir liar yang berhasil diamankan saat razia pada Rabu malam (12/6). Mereka berada di Jalan Rajawali, Garuda, Kasuari, Glatik, dan Jalan Veteran.
Usai diamankan, para jukir liar ini kemudian dilakukan pendataan identitas, pembinaan dan teguran oleh petugas gabungan. "Kita sudah mendata identitas mereka, dengan harapan mereka tidak akan (lagi) melakukan hal tersebut," ujar Jeane.
Ke depan, Jeane menegaskan, dinas tidak akan segan untuk menindak jika mereka kembali membuka kantong parkir liar. Pihaknya saat ini sudah rutin melakukan pengawasan dan penertiban parkir liar di kawasan kota tua.
Lebih jauh, Jeane mengungkapkan, pemkot sudah menyiapkan kantong parkir resmi di sekitar area Taman Sejarah. Titiknya adalah Jembatan Merah Plaza (JMP) dan Terminal Kasuari Surabaya.
Kapasitas parkir di JMP mampu menampung 1.000 unit kendaraan roda dua dan 800 unit roda empat. Sedangkan parkir di Terminal Kasuari mampu menampung 30 unit mobil dan 40 motor. (dim)
Editor : Lambertus Hurek