Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Hadirkan Hemodialisa Single Use, RSI Surabaya Ahmad Yani Layani Puluhan Pasien Cuci Darah Setiap Harinya

Rahmat Sudrajat • Jumat, 7 Juni 2024 | 03:37 WIB
Rumah Sakit Islam Surabaya Ahmad Yani menyediakan 20 unit mesin cuci darah untuk hemodialisa.
Rumah Sakit Islam Surabaya Ahmad Yani menyediakan 20 unit mesin cuci darah untuk hemodialisa.

RADAR SURABAYA - Rumah Sakit Islam (RSI) Ahmad Yani, Wonokromo, Surabaya menerima puluhan pasien cuci darah setiap hari. Dengan rata-rata usia pasien 25 tahun hingga 80 tahun.

Pasien hemodialisis atau cuci darah tak hanya dilakukan oleh lansia yang memiliki penyakit, namun kini pasien usia muda pun juga sudah mengalami penyakit yang rentan terhadap kondisi tubuhnya.

Hal itu dikarenakan pola makan maupun pola hidup yang tidak terkontrol. 

Kepala Ruangan Hemodialisis RSI Ahmad Yani, Destiyorini Suriandari mengatakan, untuk memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan cuci darah pihaknya menyediakan 20 unit mesin cuci darah, hemodialisis.

Seiring banyak pasien yang membutuhkan cuci darah pihaknya akan terus menambah unit mesin cuci darah.

"Ya sekarang ada 20 unit mesin. Tentu akan ditambah ke depan seiring bertambahnya pasien untuk memfasilitasi pasien yang cuci darah. Karena saat ini per hari saja ada 33-35 pasien yang melakukan cuci darah di RSI Ahmad Yani," kata Destiyorini kepada Radar Surabaya, Kamis (6/6).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pasien yang biasanya memanfaatkan cuci darah secara reguler menderita penyakit ginjal, hipertensi, kista hingga kencing manis.

Peralatan hemodialisa yang dimiliki RSI Ahmad Yani.
Peralatan hemodialisa yang dimiliki RSI Ahmad Yani.

Tak hanya yang reguler saja, bahkan ada pasien yang membutuhkan cuci darah saat hendak operasi.

"Dalam sehari ada, 33-35 pasien yang cuci darah. Mereka ada yang reguler atau rutin dan yang hanya membutuhkan saat akan operasi. Rata-rata usia 25-80 tahun," terangnya.

Keunggulan cuci darah di RSI Ahmad Yani dia menyebut bisa dilakukan single use atau sekali cuci baru dibuang.

Bahkan mesin untuk cuci darah lebih baik karena menggunakan penyaring khusus atau dialyzer yang lebih besar untuk menyaring racun di tubuh pasien sehingga filter saringannya lebih bagus.

"Kelebihan lainnya saat ini ada di mesin dan konsultasi pasien bisa sewaktu-waktu. Apalagi menggunakan penyaring atau filter yang lebih bagus dan besar," terangnya.

Untuk sekali cuci darah biasanya membutuhkan waktu 4,5 sampai 5 jam. Namun hal itu tergantung dari tubuh pasien.

"Kalau yang usia muda bisa 5 jam, sedangkan untuk yang lansia bisa 4,5 jam itu sudah bagus. Karena kendalanya kan ada di kondisi tubuh pasien. Banyak lansia yang nggak kuat tidak kuat tiduran terlalu lama," ungkapnya.

Destiyorini juga mengimbau pasien reguler agar jangan pernah membolos untuk melakukan cuci darah.

Selain itu juga pasien yang cuci darah secara reguler juga wajib mematuhi diet yang telah ditentukan, misalnya membatasi cairan juga membatasi minuman dan makanan yang berkuah.

Juga tidak boleh makan buah dan sayur. Kenaikan berat badan minimal tidak boleh lebih dari 2 kilogram (kg) setiap kali datang.

"Kemudian makanan bergizi yang mempunyai protein hewani. Jangan tahu tempe karena mengandung kacang dan nutrisi lebih rendah. Jadi untuk mempertahankan kondisi pasien kurang bagus," imbauannya.

Pihaknya juga menerima pasien cuci darah yang menggunakan BPJS maupun asuransi dari instansi dan umum. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#RSI Ahmad Yani #cuci darah #hemodialisa #pasien