SURABAYA - Sebuah video viral di media sosial (medsos) seorang sopir bus Transjatim diduga menjadi korban pemukulan oleh seorang pria penumpang mobil Mitsubishi Xpander di Jalan Romokalisari, Benowo Surabaya. Video tersebut diunggah akun instagram @info.lantas.sidoarjo pada Rabu (28/5).
Video berdurasi 57 detik itu diduga berasal dari kamera dashcam bus Transjatim. Bus melaju pelan karena jalan raya padat.
Tiba-tiba dari arah kanan ada mobil Xpander memotong lajur bus Transjatim. Kemudian seorang pria diduga penumpang mobil Xpander turun. Sementara sopir bus juga turun.
Tak lama kemudian terjadi percekcokan. Hingga kemudian seorang pria yang diduga penumpang mobil melakukan pemukulan kepada sopir bus.
Dalam video tersebut kemudian ada dua sosok pria berhelm pengguna jalan lain yang melerai percekcokan.
Informasi yang dihimpun Radar Surabaya, seorang sopir bus Transjatim yang menjadi korban dugaan pemukulan itu AK. Pria 28 tahun itu menjadi korban pemukulan saat mengemudikan bus Transjatim di Jalan Romokalisari, Benowo, Surabaya, Rabu (22/5) malam.
Korban terkena pukulan pada bagian telinga dan sempat jatuh ke jalan. Kejadian bermula saat sopir bus Transjatim mengemudikan bus membawa penumpang melintas di Jalan Romokalisari.
Saat itu kondisi arus lalu lintas padat. AK memberikan tanda menggunakan tangan untuk pengemudi mobil Xpander supaya tidak masuk lajur bus.
Tiba-tiba tangan korban ditarik terduga pelaku. Kemudian mobil Xpander masuk memotong lajur bus. Hingga akhirnya bus berhenti dan sopir turun. Seorang pria yang duduk di kursi kiri mobil juga turun. Lalu terlibat cekcok dan terjadi pemukulan.
Kasus dugaan pemukulan tersebut oleh korban sudah dilaporkan ke Polsek Benowo. Kapolsek Benowo Kompol Didik Sulistyo saat dikonfirmasi terkait kejadian dugaan pemukulan terhadap sopir bus Transjatim tersebut membenarkan korban sudah melapor ke Polsek Benowo.
"Sudah (lapor). Masih pencarian tersangka," ujar Didik singkat. (rus)
Editor : Lambertus Hurek