Video Viral Cekcok Jukir dengan Pengemudi di Kayoon Surabaya, Budi Safuan: Saya Tolak Uangnya karena Saya Sekuriti, Bukan Jukir
Guntur Irianto• Kamis, 30 Mei 2024 | 17:44 WIB
Budi Safuan saat mengklarifikasi video yang beredar di medsos. Ia mengaku tidak mengambil uang itu dan tidak meminta uang parkir (IST).
SURABAYA - Sebuah video viral terkait seorang pria yang dimintai karcis parkir dan dianggap melempar makanan ke dalam mobil. Video yang diketahui milik @m.hilal_na ini terjadi di halaman Ruko Kayoon 12-14, Surabaya, Jumat (24/5) lalu.
Pengemudi mobil dan penumpangnya yang merekam parkir di halaman ruko. Kemudian ia diduga diminta uang parkir.
Dalam video nampak pengemudi mobil memberikan sejumlah uang ke tukang parkir dan meminta karcis. Permintaan karcis ini membuatnya cekcok dengan petugas keamanan ruko.
Hingga akhirnya petugas keamanan yang sedang makan ini diduga menjatuhkan isi makanannya di dalam mobil.
Dari informasi yang dihimpun, pengemudi yang merupakan sopir ekspedisi pengantar paket ini beberapa kali datang ke ruko tersebut. Ia sebelumnya memberikan uang ke sekuriti ruko.
Namun, karena pengiriman paket semakin sering ia pun meminta karcis untuk diklaim ke kantornya. Namun, sekuriti ini ngomel saat diminta karcis parkir sehingga divideo.
Polsek Genteng dengan sigap menindaklanjuti kejadian tersebut. Setelah video ini diposting beberapa akun media sosial (medsos), pihaknya langsung mendatangi lokasi.
Petugas keamanan bernama Budi Safuan, warga Jalan Bulaksari, Surabaya, ini akhirnya berhasil ditemukan dan dibawa ke Polsek Genteng.
Budi mengungkapkan, ia bukan juru parkir, tapi petugas keamanan ruko. Ia hanya bertugas menjaga kendaraan yang parkir di depan ruko. Saat diminta karcis, ia tidak bisa memberi.
Bahkan, pengakuannya, setelah cekcok ia meminta pengemudi melanjutkan perjalanan. "Saya tidak ambil uangnya dan saya minta tidak parkir di sana itu saja," terangnya.
Ia mengungkapkan, tidak meminta uang parkir. Ia diberi namun ditolak setelah meminta uang parkir. "Saya menolak saat itu. Saya tidak memaksa, saya diberi. Saya terima kasih pada Polsek Genteng sudah diberi pembinaan. Ini menjadi pelajaran buat saya untuk selanjutnya," tuturnya. (gun)