Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaik se-Indonesia

Dimas Mahendra • Selasa, 28 Mei 2024 | 01:25 WIB
PRESTASI: Wali Kota Eri Cahyadi menerima penghargaan terkait SPBE dari Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Senin (27/5). (IST)
PRESTASI: Wali Kota Eri Cahyadi menerima penghargaan terkait SPBE dari Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Senin (27/5). (IST)

RADAR SURABAYA – Prestasi demi prestasi terus diukir Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di bawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi.

Paling gres, Pemkot Surabaya memperoleh penghargaan terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaik se-Indonesia.

Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan diterima oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Senin (27/5).

Berdasarkan penilaian SPBE, Surabaya berhasil meraih indeks penilaian tertinggi dari total 47 indikator yang membentuk ekosistem digital di suatu instansi.

Sejumlah indikator yang dimaksud itu beberapa di antaranya seperti perencanaan, layanan internal, layanan eksternal, hingga audit teknologi.

Penilaian terkait penghargaan ini melibatkan 30 perguruan tinggi yang kemudian difinalisasi oleh Tim Koordinasi SPBE Nasional yang terdiri atas Kementerian Kominfo, Kementerian PANRB, Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, BSSN, dan BRIN.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, penghargaan ini merupakan pelecut semangat pemerintah kota dalam menyempurnakan dan mengintegrasikan seluruh layanan digital.

Wali Kota Eri mengaku, ke depannya layanan digital ini akan terus ditingkatkan lagi agar memudahkan warga.

"Sekaligus bagian dari ikhtiar Surabaya membentuk ekosistem kota dunia yang di dalamnya tentu mensyaratkan soal kemajuan layanan digital,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota menambahkan, presiden telah memberikan penegasan agar mempermudah pelayanan publik.

Caranya adalah dengan menggunakan instrumen digital.

Oleh karena itu, pemerintah kota menurut dia akan terus memacu kualitas pelayanan publik berbasis digital agar warga bisa semakin mudah, murah, dan cepat mendapatkan layanan.

"Kepala dinas, camat, dan lurah kalau tidak memberi perhatian pada layanan digital yang terpadu pasti kami evaluasi,” ujar pria yang juga menjabat Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).

Dia melanjutkan, pemkot saat ini sudah mengintegrasikan layanan berbasis online lewat Surabaya Single Window (SSW) Alfa.

Melalui SSW Alfa itu, warga bisa mengurus ratusan izin dan dokumen secara digital. Ke depannya, pemerintah menurut dia juga akan terus memperkuat pelayanan berbasis online ini.

Dalam menerapkan layanan berbasis online ini, pemerintah menurut dia juga menggandeng sejumlah instansi terkait.

Sebutlah seperti pengadilan negeri, pengadilan agama, hingga KUA.

Sehingga semua layanan terkait bisa terintegrasi untuk memudahkan warga, seperti perubahan nama, persiapan pernikahan, pengurusan waris, dan sebagainya.

"Transformasi digital tidak akan pernah berhenti, prosesnya dinamis dan akan selalu kita sempurnakan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pemberian penghargaan itu dalam rangkaian peluncuran GovTech Indonesia dan SPBE Summit 2024.

Momen tersebut disaksikan Wapres KH Maruf Amin, para menteri, Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, kepala lembaga pemerintahan, hingga sejumlah duta besar. (dim/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Presiden Joko Widodo (Jokowi). #institusi #Penghargaan #istana negara #Ekosistem Digital #wali kota surabaya #pemkot surabaya #sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) #Eri Cahyadi #teknologi