Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kunjungi Kantor Radar Surabaya, Komunitas LetsWalk.idn Kenalkan Sejarah Gedung Cagar Budaya

Dimas Mahendra • Sabtu, 25 Mei 2024 | 01:18 WIB

 

DISKUSI: Komunitas Let
DISKUSI: Komunitas Let

RADAR SURABAYA - Perkenalkan sejarah dan bangunan cagar budaya, Komunitas LetsWalk.idn mengajak anggotanya  mengunjungi sejumlah bangunan cagar budaya di kawasan kota lama Surabaya.

Mereka yang berasal dari berbagai kota mulai dari Gresik, hingga Jakarta itu diajak berkunjung ke salah satu gedung bersejarah yang sekaligus kantor Radar Surabaya di Jalan Kembang Jepun 167-169.

Bintang Rahadian Sukma, Founder LetsWalk.idn menjelaskan, komunitas ini merupakan wadah untuk pejalan kaki yang cinta sejarah.

Mulai dari fun fact sejarahnya, budaya, hingga objek bangunan cagar budayanya baik dari era pemerintahan Jepang maupun Belanda.

"Komunitas ini sebenarnya sudah ada sejak 2020, tapi fakum karena pandemi. Aktif dua bulan kebelakangan ini. Selama dua bulan ini kita banyak aktif mengunjungi gedung-gedung bersejarah tiap bulan ada lima sampai enam rute," kata Bintang di sela-sela kunjungannya, Jumat sore (24/5).

Bintang melanjutkan, cara bergabung untuk ikut tur dengan komunitas ini sangat mudah.

Pertama, calon wisatawan yang berminat bisa berkunjung ke Instagram milik LetsWalk.idn.

Dari situ, mereka akan diarahkan ke situs pendaftarannya melalui tautan website yang sudah tercantum di Instagram.

"Dari tautannya itu nanti akan tersedia rutenya. Tinggal pilih mau ambil rute yang mana. Saat ini sudah ada sembilan rute. Pembagiannya kita acak semisal rute Balai Kota itu ada di bulan Januari, nah rute ini akan ada lagi di bulan Maret. Jadi diacak mengikuti jumlah weekend," ucapnya.

Sekali jalan, Bintang mengaku bisa sampai 20 orang.

Bahkan, visitornya menurut bisa bertambah hingga ke angka 40 orang ketika ada gabungan dari komunitas lain.

Dia menyebut, ada dua jenis kunjungan saat tur berlangsung. Pertama reguler. Kemudian yang kedua adalah kunjungan spesial.

Kunjungan reguler, para wisatawan akan diajak berkeliling di sekitar area bersejarah saja tanpa masuk gedung.

Mereka diperkenalkan ada objek sejarah apa saja dan proses bersejarahnya bagaimana.

Sedangkan untuk yang kunjungan spesial, wisatawan bisa masuk gedung dan diperlihatkan kondisi bangunan bersejarahnya secara langsung beserta kisah-kisahnya.

"Kalau spesial kita batasi jumlah pesertanya. Sekali jalan kalau reguler itu dua sampai dua setengah jam. Tapi kalau spesial itukan spesifik satu gedung, jadi durasinya maksimal dua jam. Kami ingin memperkenalkan lebih dekat dan jadi sarana edukasi sejarah kepada para pengunjung," ujarnya. (dim/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#surabaya #jakarta #LetsWalk #komunitas #kota lama surabaya #cagar budaya #Radar Surabaya #sejarah #kembang jepun #gresik