SURABAYA - Bersepeda motor dini hari sebaiknya berhati-hati. Akibat mengendarai sepeda motor dini hari dan memainkan ponselnya saat berkendara, seorang perempuan menjadi korban jambret.
Tarik-menarik terjadi hingga pelaku terjatuh dan meninggalkan sepeda motor Honda Vario putih miliknya. Beruntung satu orang Ahmad Fuad, 25, berhasil diamankan saat mencoba kabur.
Ponsel korban berhasil diselamatkan, termasuk bonus sepeda motor pelaku yang ditinggalkan di lokasi begitu saja. Sepeda motor dengan nomor polisi L 4693 WG ini ditinggal di trotoar oleh tersangka dan temannya yang berhasil kabur.
"Teman tersangka berinisial M masih kami cari keberadaannya. Ia berhasil kabur," terang Kapolsek Tegalsari Kompol Riski Santoso, Jumat (24/5).
Ia menuturkan, penjambretan ini terjadi pada Rabu (22/5) dini hari. Saat itu, korban yang berboncengan dengan temannya melintas di Jalan Pasar Kembang menuju Pandegiling, Surabaya. Mereka melintas di bawah jembatan layang.
Sesampainya di lokasi, tersangka Fuad bersama M melihat keduanya dan membuntuti. Tersangka yang diketahui warga Jalan Sawahpulo, Surabaya, kemudian mengejar korban. Ia berada di sisi kiri korban kemudian menarik ponsel Realme milik korban.
Korban yang merespons dengan mempertahankan ponselnya. Tarik menarik terjadi hingga sepeda motor tersangka oleng.
"Tersangka yang kami amankan ini bertugas sebagai eksekutor jambret. Jokinya berhasil kabur," jelasnya.
Setelah terjatuh, keduanya sempat kabur. Teriakan korban didengar anggota Polsek Tegalsari laku mengejar pelaku. Hingga Fuad berhasil diamankan. Hingga saat ini, pihaknya masih mencari M yang kabur.
"Ponsel korban dan motor sarana pelaku kami.amankan. Kami masih selidiki kemungkinan tersangka pernah menjambret di lokasi lain," tuturnya. (gun)
Editor : Lambertus Hurek