RADAR SURABAYA - Gelaran festival tepi pantai dengan judul Surabaya Pesta Pora berhasil menggaet minat masyarakat.
Pada hari pertama, gelaran yang pertama kali diadakan tahun ini dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731 itu berhasil mendatangkan pengunjung hingga 7.000 orang lebih.
Kepala UPTD Pengelolaan Obyek Wisata Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya Rusdi Ismet menyampaikan, animo masyarakat untuk memeriahkan acara tersebut sangat tinggi.
Dia mengungkapkan, kepadatan masyarakat sudah terjadi sejak pagi.
Angka kunjungan ini meningkat drastis ketika sore hari, saat event festival tepi pantai ini mulai dibuka.
"Sore hari itu sekitar jam 4 itu sudah 4.504 orang yang masuk. Ini terus bertambah sampai malam hari dan memang ramai sekali. Kisarannya itu sampai di angka sekitar 7 ribuan saat malam harinya," kata Ismet, Rabu (22/5).
Ismet melanjutkan, ada beberapa alasan kenapa minat warga sangat tinggi dalam gelaran tersebut.
Selain karena ini pertama kali digelar tahun ini, panitia juga menggratiskan tiket masuk ke gelaran event tersebut.
Ditambah lagi, banyak hiburan menarik dan lomba-lomba dari berbagai cabor seperti basket three on three dan esport.
"Pada hari pertama kemarin itu juga ada pertunjukan nonton bareng film. Nah tiap hari ini hiburannya ganti-ganti. Jadi sangat meriah," ucapnya.
Tingginya animo masyarakat ini tentu membuat panitia dan pengelola UPTD THP Kenjeran harus melibatkan berbagai pihak dalam pengamanan.
Ismet mengaku, pihaknya juga sampai menyiapkan opsi tempat parkir alternatif bagi pengunjung ketika lahan parkir THP Kenjeran semuanya penuh.
"Kami sudah siapkan tapi untungnya kemarin juga gak sampai dipakai karena area parkir di sisi utara untuk mobil masih cukup untuk digunakan parkir roda dua. Selain itu, kami libatkan juga pengamanan dari berbagai personel seperti Satpol PP, BPBD, Dishub kami libatkan. Termasuk petugas keamanan dari eksternal yakni koramil Kenjeran dan Polsek Kenjeran," ujarnya.
Lebih jauh, Ismet juga mengimbau pada masyarakat yang hendak berkunjung ke sana untuk memperhatikan keamanan.
Mulai dari keamanan barang bawaan hingga keamanan putra putrinya. Jangan sampai, mereka bermain hingga sampai di bibir pantai kenjeran.
"Barang bawaannya kami himbau untuk diperhatikan, termasuk keamanan putra putrinya. Kami memang sudah memasang batas untuk tidak menuju area bibir pantai, tapi ini tetap harus kami ingatkan untuk keselamatan bersama. Dan yang lebih penting lagi, ayo kita jaga bersama kebersihan pantai kita," pungkasnya. (dim/opi)
Editor : Nofilawati Anisa