Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Edarkan Pil LL, Siswa SMK di Surabaya Diringkus, Polisi Sita 10 ribu Butir di Rumahnya

Guntur Irianto • Senin, 20 Mei 2024 | 18:19 WIB
Tersangka MD saat diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Ia disergap hendak jual pil LL (IST).
Tersangka MD saat diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Ia disergap hendak jual pil LL (IST).

SURABAYA - Peredaran obat-obatan terlarang ternyata sudah menyangkut ke anak-anak sekolah. Bahkan tidak hanya sebagai pengguna, tapi pengedar narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba).

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap pengedar yang masih sekolah SMK. MD, 18. disergap saat berada di depan sebuah kafe di Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya. Polisi menemukan dua poket Pil LL dalam bungkus rokok bekas berisi 20 butir.

Lebih mencengangkan lagi, polisi juga menemukan kresek hitam di dalam jok sepeda motor tersangka. Saat dibuka, ternyata ada 50 poket lagi dengan total 500 butir pil LL siap diedarkan tersangka MD.

"Kami temukan juga 10 botol Pil LL di tempat tinggal tersangka. Total keseluruhan batang bukti Pil LL sebanyak 10.520 butir," jelas Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Suria Miftah Irawan, Minggu (20/5).

Sebanyak 10 botol LL dengan jumlah 10 ribu butir ini ditemukan di tempat tinggal di Jalan Kedung Tarukan, Surabaya. Tersangka menyimpannya dalam sebuah karung plastik warna putih. 

Remaja itu mengedarkan pil tersebut pada malam hari, karena paginya ia masih sekolah. "Tersangka ini masih duduk di kelas XII di salah satu SMK di Surabaya, " ungkapnya.

Apakah dia juga menjual ke temannya, pihak Kepolisian masih menyelidiki lagi. Sebab, saat penangkapan ia sedang menunggu pembeli yang sudah usia dewasa. "Namun, masih kami selidiki lagi," terangnya.

Pengakuan tersangka, ia membeli pil tersebut dari seseorang berinisial S. Ia terakhir kali membeli 10 botol atau 10 ribu butir seharga Rp 8 juta.

Tersangka baru membayar Rp 4 juta, sementara sisanya akan dibayar setelah pil tersebut habis terjual. Tersangka mengambil pil secara ranjau di sekitar Jalan Joyoboyo, Surabaya.

"Ia sudah tuga kali ini membeli Pil LL," tutur Suria.

Tersangka memasok harga untuk satu poket pil atau satu tik berisi 10 butir pil LL seharga Rp 25 ribu. Ia juga menjual kemasan satu boks  berisi 100 butir dengan harga Rp 170-180 ribu.

"Tersangka mengaku bisa merupakan untung Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta per 1.000 butir pil LL," katanya. (gun)

Editor : Lambertus Hurek
#narkoba surabaya #siswa SMK edar narkoba #pil LL surabaya #pil koplo pelajar surabaya