RADAR SURABAYA – Kisah misteri kali ini dialami oleh Raden, seorang pegawai swasta di sebuah rumah produksi obat herbal di kawasan Jalan Mayjen Sungkono Surabaya.
Dikutip dari sinyiarnya di YouTube, saat itu Raden menjadi satu dari tujuh peserta training yang menempati mess karyawan di perumahan elite di Surabaya Barat tersebut.
Setelah dua minggu menempati mess tersebut, Raden pun mulai menyadari banyak keanehan di rumah itu.
Hampir setiap malam, Raden mendengar suara orang menyapu halaman, meski tidak ada seorang pun terlihat di sana.
Terkadang suara menyapu itu terdengar hingga ke dalam kamar.
Sesekali pula seolah ada sosok yang mengintipnya, dan menirukan suara dari teman teman sekantornya.
Beberapa teman satu mess Raden juga tidak luput dari gangguan makhluk astral ini.
Beberapa dari mereka mengaku kadang mendengar suara tangisan di malam hari, dan melihat penampakan kuntilanak.
Gangguan lain, kadang muncul seorang karyawan yang sedang mandi dengan kemunculan berupa tangan yang panjang dan pucat melepuh.
Beberapa hari setelah kejadian tersebut, karyawan lain pun mulai mengalami kesurupan.
“Saya nggak terima kalian di rumah saya. Mau apa kalian di sini. Jangan ganggu saya. Saya nggak kenal kalian. Kalian menempati rumah saya tanpa izin dari saya,” terdengar suara wanita gaib yang merasuki tubuh karyawan itu.
Akibat parahnya teror yang mereka rasakan, hingga membuat salah seorang karyawan mengajukan resign atau pengunduran diri.
Terkadang karyawan tersebut melihat sosok anak kecil yang suka berlari-larian, sosok kuntilanak, dan bahkan kerap bermimpi hal-hal yang seram dan membuatnya tidak nyaman dan nyenyak tidur.
Kasus ini sempat beberapa kali diceritakan kepada bosnya, tetapi sayangnya cerita tersebut hanya dianggap halusinasi.
Untuk membuktikan, sang bos beserta istrinya mencoba menginap di rumah tersebut.
Hasilnya? Saat menginap malam itu, perut istri bos terasa dipeluk sosok dengan banyak bulu di tangan.
Bosnya sendiri merasakan kakinya ditarik ke arah pintu.
Setelah itu, tanpa menunggu pagi, kedua pasangan ini memutuskan untuk langsung meninggalkan rumah angker tersebut.
Setelah itu, kejadian kejadian horor lain seolah tak berhenti dan kerap terjadi di rumah bercat putih kusam itu.
Seorang karyawati sempat kesurupan sosok perempuan yang membuka tabir sejarah awal mula rumah angker tersebut.
Menurut sosok tersebut, rumah itu memiliki cerita kelam, karena beberapa puluh tahun yang lalu telah terjadi pembunuhan.
Sekelompok perampok memasuki rumah tersebut saat sang suami sedang dinas di luar kota, sehingga hanya tersisa sang ibu dan dua anak perempuannya.
Dengan keji perampok membantai ketiga orang tersebut tanpa rasa ampun.
Jasad korban kemudian dikuburkan secara tak layak di halaman belakang rumah, sebelum akhirnya terbongkar oleh polisi seiring berjalannya waktu. (nad/nug)
Editor : Jay Wijayanto